BP Batam Membantah “Kuota Mikol Masuk Kawasan Ftz Di Dewan Kawasan Gubernur Kepri

0
689

EXIF_IMGBATAM-Zonadinamika.com. Para cukong micol sepertinya tidak pernah ciut terkait praktek usaha ilegal penyeludupan barang-barang antar pulau dengan memamfaatkan jalur lintas laut.Modus operandi ini sudah kian lama beroperasi ,tidak pernah dapat di lakukan pencegahan bahkan penindakan secara tuntas oleh pihak penegak hukum maupun Bea& Cukai Batam.

Sehingga banyak tudingan kuota micol masuk kedalam kawasan FTZ sudah melampaui batas ketentuan dan kebutuhan ,benarkah di kota Batam oplos miras sudah marak ?

Fitra Komaruddin Deputi lalu lintas barang saat di konfirmasi media ini di kantornya mengatakan “Untuk penentuan kuota micol masuk kawasan FTZ ranahnya bukan di BP Batam lagi,melainkan di tangani langsung pihak dewan kawasan(DK) Gubernur Kepri.BP Batam hanya mengurusi dokumen lalu lintas barang saja bagi pengusaha pelaku ekspor –impor .

Ada 4 (empat) perusahaan di kota Batam sebagai pelaku inportir ekspor –impor jasa pengiriman micol,para pelaku inportir juga merasa kecewa akibat ulah para penyeludup baik itu barang keluar dan masuk di dalam kawasan FTZ.Apalagi dugaan micol oplosan di kota Batam kian begitu marak sehingga bisa saja akan berdampak buruk terhadap perusahaan yang memiliki izin,jelasnya.

Awak media ini mencoba konfirmasi ke kantor kehumasan Gubernur propinsi kepulauan Riau ,tetapi tidak berhasil di temui,di hubungi melalui ponsel selulernya tidak ada jawaban.Benarkah besaran jumlah kuota micol untuk jenis golongan A ,B dan C masuk ke kota Batam atas rekomondasi dan persetujuan dari dewan kawasan atau pak Gubernur Kepri ,berapakah kuota micol yang di izinkan masuk setiap bulannya ,sehingga masih terjadi penyeludupan ?. ( SS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here