Mesin Gelper Kian Memadati Kota Batam, Aparat Penegak Hukum Terkesan Tebang Pilih

0
945

lokasi judi batamBATAM-Zonadinamika.com. Hampir enam bulan mesin gelper/jecpot beroperasi di kota Batam , sebelumnya aparat penegak hukum melakukan penertiban dan pemberhentian mesin-masin tersebut dan di amankan di kantor Polsek,P olresta Barelang maupun di Polda Kepri.

Operandi jenis perjudian di kota Batam mulai dari tingkat perkotaan hingga keplosok-plosok desa terpencil (Ruli).Gelper/Jeckpot banyak orang mengenalnya sebagai gelanggang elekronik permainan khusus anak-anak,tetapi pada kenyataan di lapangan permainan di operasikan orang dewasa bahkan di tingkat pejabat.

Katanya permainan tersebut tidak terindikasi mengandung unsur perjudian yang menyebabkan banyak orang yang menjadi pencandu hingga menghabiskan uang puluhan juta rupiah dalam waktu sekejap.

Hanya saja masyarakat yang bisa memberikan penilaian kepada aparat penegak hukum kita apakah mesin gelper/jecpot tersebut yang sehari-hari di operasikan banyak orang apakah tidak benar berbaur judi ?Lokasi yang sering ramai di kunjungi para pemain di antaranya : Mitra Mall di Batu Aji ,Di depan Desi Mall yang di sebut milik Akui dan Haur Bor Bay lantai II sejajar dengan Time zone ANGEL ARCADE Batu Ampar.

Hasil investigasi awak media ini di beberapa lokasi tempat permainan Gelper/Jeckpot penindakan secara hukum terkesan adanya tebang pilih ,beberapa lokasi gelper seperti di nagoya Hill yang di sebut milik sdr.Acai dan ANGEL ARCADE di Mall Harbour Bay lantai II Batu Ampar di grebek beberapa bulan yang lalu di sertai pemasangan garis police line.

Sampai saat ini gelanggang permainan gelper sudah menguabah dan beroperasi leluasa hingga mencapai jumlah 26 titik lokasi di antaranya daerah Batu Aji(Mitra Mall) dan Sagulung mencapai 8 titik ,di Sekupang 6(enam titik),Nagoya 4(empat),Batu Ampar 8 (delapan) menyebar di seluruh kota Batam.

Sementara informasi yang di himpun awak media ini di lokasi kepada para pengusaha gelper ,menyebutkan adanya pungutan setiap bulannya kepada keseluruhan pengusaha gelper yang tafsiran mencapai kurang lebih Rp.420.000.000,-setiap bulannya. Dana inipun di sebutkan mengalir yang di duga untuk membungkam para awak media , serta oknum aparat penegak hukum.

Bukan hanya itu para pengusaha gelper juga menyebutkan kepada awak media ini untuk mendapatkan izin dari BPM beroperasinya gelanggang permainan gelper bukan hal yang gampang mereka juga di wajibkan memberikan/membayar uang deposit sebagai jaminan berinfestasi mencapai antara 50 juta s/d 80 juta rupiah.

Untuk memperoleh kebenarannya hingga berita ini di terbitkan pihak pejabat BPM sdr.Gustian Riau tidak pernah berhasil di temui bahkan di kirim pesan sms sebagai konfirmasi melalui ponsel selulernya tidak bersedia menjawab.

Sebelumnya kabag humas Polda Kepri AKBP.Hartono menjelaskan “bahwa Kapolda Kepri telah mengintruksikan kepada jajarannya agar menindak tegas jika ada temuan praktek perjudian.jika ada yang menyebutkan telah mendapat izin dari Mabes polri itu tidak benar ,pejabat polri tidak pernah mengizinkan bentuk permainan berbaur perjudian di benarkan.

Sementara saat awak media ini menghubungi ponsel seluler Kabareskirim Mabes Polri dengan nmr :08119391…menjawab melalui pesan sms selulernya “kemarin itu sudah pernah di bahas di RDP dengan komisi III DPR.Ada laporan di Propinsi Kepri sama Medan dalam waktu dekat akan di tindak lanjuti .Semua yang berhubungan dengan judi tidak di perbolehkan ,jelasnya.TIM

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here