Arwah Model Cantik Disebut Akan “Gentayangan” Dihotel Grand Kanaya

0
2891

hotel medanMEDAN,Zonadinamika.com. Pasca tewasnya model cantik yang terjun bebas dari lantai VI hotel Grand Kanaya, Jalan Darussalam Medan, situasi lingkungan hotel terasa memberi aura berbeda.
Sehari pasca meninggalnya Adel Frisa, lorong-lorong hotel tersebut tampak terasa aneh dan seperti memberikan rasa yang berbau mistis.

Perasaan itu tidak hanya dirasakan beberapa pengunjung hotel yang menginap di hotel tersebut, bahkan salah seorang cleaning service (CS) yang enggan menyebutkan namanya mengaku memiliki rasa takut pasca tewasnya wanita cantik tersebut.

Saat Zonadinamika.Online ini sedang duduk bersama di salah satu warung dekat hotel itu pada hari Kamis (14/5/2015) malam yang saat itu bertepatan dengan Jumat, CS yang bertugas hari itu menceritakan sedikit keseraman yang terasa berubah di dalam hotel. Entah dalam kondisi sadar atau tidak, bahwa lawan bicaranya adalah wartawan, CS berambut pendek ini mengaku memiliki perasaan yang aneh saat menjalankan aktifitasnya di dalam hotel.

“Memang beda perasaan semenjak kejadian itu bang. Nggak nyaman perasaan waktu melintas di selasar hotel itu dan di lobby hotel. Apalagi kalau pas di dalam lift, takut kali perasaan hingga membuat bulu kuduk kita terasa merinding,” sebutnya membongkar semua perubahan aura yang terdapat di dalam hotel maupun di parkiran hotel tersebut.

Cerita tersebutpun membuat kru Zonadinamika.online ini penasaran dengan kebenaran perubahan aura itu. Bahkan awak media ini akhirnya menyempatkan diri untuk sekedar duduk dan bercerita bersama beberapa penarik becak yang biasa mangkal di sana pada Jumat (15/5/2015) malam.

Saat cruw media Online ini duduk di depan hotel dan bercerita bersama beberapa abang becak di sana. Mereka juga mengaku merasakan hal yang sama. Bahkan malam itu, bukan hanya kru koran ini, namun para abang becakpun yang biasa mangkal di depan hotel itu mengaku bahwa terkadang merasakan aroma wewangian dan aroma bau amis pada malam Jumat itu. Entah dari mana datangnya aroma itu, namun sesaat malam itu terasa dihiasi aroma wewangian yang semakin menyengat membuat bulu kuduk merinding.

Sesaat setelah aroma itu berlalu, salah seorang tukang becak yang malam itu lebih banyak diam tiba-tiba berbicara. Ia mengatakan bahwa ia melihat penampakan seorang wanita memakai daster dari jendela kamar 603 lantai VI hotel itu.

“Dia baru lewat, tadi dia kayak melihat-lihat sesuatu dari jendela itu,” sebut tukang becak yang mengaku akrab di panggil Pak Tono ini.

Suasana yang semakin malam juga semakin memberi aura yang semakin berbeda, malam yang semakin dingin dan makin sepi menambah situasi seram dan angker di kawasan hotel itu.

Menyikapi penomena tersebut,  menurut hasil penerawangan yang dilakukan oleh Mbah Panji, salah seorang Paranormal mengatakan ketika kematian menjemput seseorang, bisanya orang itu seperti tidak rela. Kematian seolah-oleh menjemputnya terlalu awal menurut jalan pikirannya.

Lanjutnya, seperti diketahui bahwa Adel Frisa, model asal Medan  lompat dari Lantai VI, Hotel Grand Kanaya, Medan, karena takut ditangkap saat sedang penggerebekan narkoba

“Ketika kematian yang menjemput Adel Frisa, seperti tidak rela. Kematian seolah-olah menjemputnya terlalu dini,” ujarnya.

Masih kata Mbah Panji, korban semasa menjadi model, terlalu banyak menghabiskan waktu untuk mengurusi hal-hal bersifat duniawi, tidak ada waktunya untuk mengurusi hubungannya dengan sang Pencipta (Tuhan). Ketika ia meninggal ia menyesali kematiannya dan kematian seperti itu membuat arwahnya menjadi penasaran dan bergentayangan, seolah-olah korban ingin kembali hadir di alam dunia dimana manusia bertempat tinggal.

Ia juga menungkapkan, arwah Adel Frisa akan menampakkan diri di sekitaran hotel, terutama di tempat lokasi korban tewas.

“Kita lihat saja arwah Adel Frisa, pasti akan berada di sekitar hotel, terutama di tempat lokasi jatuhnya Adel Frisa dari lantai VI hotel tersebut. Arwah korban juga akan merasa seperti menyesal dan tidak yakin dirinya telah meninggal, dia (Adel Frisa-red) pasti akan menangis dilokasi jasatnya terjatuh,” ungkap Mbah Panji pada saat melakukan penerawangan.(Rp82)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here