Proses Hukum Terhadap Penambang Pasir Illegal Berhenti,Bapelda Batam Bungkam

0
554

indexBATAM- Zonadinamika.com. Proses hukum penambangan pasir illegal sepertinya berjalan di tempat.Catatan media ini masih banyak perkara yang belum tertuntaskan bahkan dalam beberapa tahun ini Bapedalda terkesan hanya menumbalkan sdr Ahui penambang pasir daerah sembulang sampai ke jeriji besi.Sementara kasus-kasus lain tidak pernah terlihat di persidangkan di pengadilan seperti yang di alami sdr.Ahui.

Bahkan penangkapan beberapa lori dan alat berat dari hasil razia belum menunjukkan kerja keras upaya penegakan hukum sehingga barang bukti tangkapan kesannya untuk di pertontonkan maupun sebagai pencitraan bagi kinerja Bapedalda kota Batam,pada hal kegiatan tambang pasir masih tetap beroperasi setiap hari.

Dari investigasi media ini ke beberapa titik lokasi pertambangan pasir seperti di daerah pulau Barelang di sepanjang jalan lori-lori damtruk terlihat lalulalang melintasi jalan umum dengan muatan pasir tambang dalam kondisi basah sehingga membasahi jalan.

Sopir Damtruk pengangkut pasir mengaku daerah Kelingking dan menyebutkan nama pengusaha tambang pasir pak Jul.Untuk memastikan kebenaran di mana lokasi tambang pasir awak media inipun melakukan perjalanan hingga ke daerah kelingking dan bertanya pada warga lokasi tambang pasir ,wargapun menjawab “maaf pak lokasi tambang pasir di daerah kelingking sudah lama di tutup dan bahkan sudah lama tidak pernah beroperasi lagi.Kalau masih ada pasti lori-lori damtruk kelihatan lalu lalang melintas bahkan bekas ban mobil saja tidak ada kelihatan di tanah yang menyebabkan jalan berlumpur,jelasnya warga.

Awak media inipun tidak putus asa ,dan melanjutkan perjalanan di mana lokasi tambang pasir yang sebenarnya.Di saat lori pasir melintas di jalan umum awak media ini langsung mengikuti arah lori hasilnya ternyata beberapa tambang pasir di daerah Barelang –Sembulang masih tetap beroperasi .Saat di konfirmasi awak media ini para pekerjanya menjawab “maaf bang kami ini hanya pekerja biasa ,pemiliknya si mata cipit dan kelokasi tambang dia datangnya sangatlah jarang itupun setiap hari saptu dan minggu di sore hari,jelasnya.

Kinerja Bapedalda kota Batam patut di pertanyakan ,selama berlangsungnya operasi razia tambang pasir ilegal sudah banyak tangkapan bahkan di jadikan tersangka,tetapi sampai saat ini masih satu tersangka di meja hijaukan.Sementara kasus perkara lainnya seperti sdr.

Titus dan Songseng penambang pasir ilegal terbesar di kota Batam tidak ada terlihat di persidangkan,apakah kasus tersebut sudah di SP3-kan ?Sementara selama ini Bapedalda kota Batam sangatlah rutin melakukan razia ,bahkan sampai saat ini penambang pasir ilegal masih tetap beroperasi ,benarkah mereka sudah melakukan kordinasi ,sehingga razia penertiban tambang pasir ilegal hanya sebagai pencitraan saja.

Beberapa minggu yang lalu informasi yang di himpun awak media ini Bapedalda kota Batam kembali melakukan razia bahkan mengamankan salah satu pengusaha yang di sebut bernama Andre dan di titip di sel tahanan kepolisian.Awak media ini mencoba mengali informasi bahwa pengusaha tambang pasir ilegal telah di lepaskan .Hingga berita ini di terbitkan Dendi Purnomo kepala Bapedalda kota Batam belum berhasil di temui di kantornya .SS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here