Peredaran Narkotika Merajalela dI ,di duga discotik Pasifik Sarangnya, Pemerintah dan Penegak Hukum Tidak Berdaya.

0
1132

hotelBATAM-Zonadinamika.com. Provinsi Kepulauan Riau khususnya kota Batam telah di catut salah satu kota pertumbuhan peredaran narkotika nomor 2 terbesar se-Indonesia,patutnya sudah menjadi perhatian khusus Pemko Batam.

Namun Pemko Batam terkesan memberikan izin hiburan malam tanpa adanya kontrol maupun pengawasan perda pariwisata atas izin yang di terbitkan.Sampai saat ini meski provinsi Kepri sudah di catut nomor 2 peredaran narkotika terbesar setelah kota Jakarta .

Pemko Batam terlihat dingin untuk menanggapinya seperti “lepas kendali dari tuannya “Beroperasinya hiburan malam di kota Batam salah satunya “Discotik Hotel Pasifik “yang di duga tempat sarang peredaran narkotika terkesan tidak adanya pengawasan dari pemko Batam.

Pada hal Pemko Batam mempunyai ribuan personil sappol PP sebagai pengawasan dan penegakan perda kota Batam atas izin beroperasinya hiburan malam,lalu apakah ini di fungsikan ?

Dengan berdirinya kantor BNN di kota Batam di daerah Nongsa berdekatan dengan kantor Polda Kepri sempat mengundang perhatian para pengusaha hiburan malam membuat mereka wanti-wanti.

Sejumlah elemen masyarakat beranggapan, keberadaan kantor BNN di Batam tidak berpungsid dengan maksimal dalam menjalankan visi dan misinya, Peredaran narkotika di tempat discotik maupun hiburan malam di setiap sudut kota Batam tidak. BNN yang diharapkan dapat mengenjot perederan narkoba 50%.

Tetapi harapan yang selama ini yang di harapkan masyarakat kota Batam malah berkehendak lain ,muncul beberapa bahasa di tengah-tengah masyarakat “ Bukanlah segampang membalikkan telapak tangan pasti butuh waktu dan upaya kerja keras ,komitmen dan kerjasama antara para Muspida kota Batam.Tinggal bagaimana cara untuk menyikapinya ,sejauh mana komitmen Pemko Batam ,BNN ,pihak kepolisian ,kejaksaan maupun instansi lainnya serta masyarakat kota Batam menyikapi hal ini secara bijak sana.

Rabu tanggal 6 Agustus 2015 awak media ini mencoba melakukan konfirmasi prihal fungsi BNN terkait pemberantasan peredaran narkotika ,serta program apa saja yang di lakukan .

Kabag Humas BNN pusat Slamet menjelaskan “Dari kebijakan nasional dari sisi BNN soal pemberantasan dan pencegahan terus di lakukan,kebijakan untuk melakukan “tes urin “secara random di tempat-tempat yang di duga menjadi tempat penyalahgunaan sampai saat ini terus berlangsung.Tugas pokok BNN menyangkut jaringan ,berbagi tugas dengan Polri.

Untuk kebijakan lokal di kota Batam bisa di tanyakan langsung kepada kepala BNNP pak Beny dan aparat setempat.Yang jelas tempat penyalahgunaan yang masif harus menjadi bagian dari P4GN secara nasional,jelasnya.Tim

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here