Pembangunan 2 Ruang Kelas di SMKN 4 Batam, Menggunakan Uang Sertifikasi Kepsek?

0
736

BATAM-Zonadinamika.com. Benar atau tidaknya peryataan KepalaSekolah (Kepsek) SMAN 4 Tiban Kampung, Dra, Hj, Tapi Winanti kepada awak media ini pada saat dikomfirmasi hari Selasa 11 Agustus di ruang kerjanya.

Pembangunan penambahan ruangan 2 kelas,dan pembangunanya sekarang masih dikerjakan oleh pihak pemborong, pembiayaan pembangunan 2 kelas yang masih dikerjakan sekarang adalah menggunakan uang pribadi ibu sendiri, anggaran seluruh pembiayaan pembangunan gedung sekolah baru,dengan menggunakan uang pribadinya.

Lain pada sabtu (8/8) lalu, kepada tim awak media ini, bahwa dana Pembangunan penambahan 2 ruang kelas, berasal dari sumber mata anggaran DAK melalui Dinas pendidikan kota Batam. Penjelasan IbuTapi pada hari Selasa tanggal 11/8 pada awak media ini,. (mencla-mencle)

Peryataan berbeda dengan orang yang sama, menjadi pertanyaan, mempertanyakan papan bestek Pembangunan penambahan 2 ruang kelas tersebut,Kepsek dengan gaya tidak bersahabat langsung berdiri seperti menunjukkan eskpressi emosi kepada awak media ini.

“ Untuk apa besteknya, pembangunan 2 ruang kelas tersebut pembiayaanya uang pribadi saya”, saya menggunakan uang sertifikasi untuk membiayai pembangunan tersebut, Sebenarnya itu ada anggaran DAK Dinas pendidikan, dan kami sudah membuat perjanjian MOU ke Dinas pendidikan kota Batam, namun tidak tahu kapan realisasinya,dari pada menunggu terlalu lama dari Dinas pendidikan kota Batam, kasihan anak-anak,… saya sebagai Kepsek berinisiatif sendiri, apakah kebijakan yang saya lakukan itu salah ?kembali dirinya bertanya pada awak media ini.

Menjawab pertanyaan kepada Kepsek terkait adanya informasi Pungutan Liar (Pungli) PPDB Online yang mengatasnamakan uang pembangunan sekolah sebesarRp 1.500.000 kepada setiap murid baru di SMAN 4 ibu DraHjTapi Winanti Kepsek SMAN 4 dengan tegas mengatakan, kalau di SMAN 4 tidak ada pungutan uang pembangunan.Tetapi saya tidak tau adanya oknum –oknum diluar sana yang memungut, disekolah ini kewajiban orang tua murid hanya membayar uang baju 5 stel, Rp 1.050.000.dan uang KomiteRp 200.000/Bulan dan langsung bayar 2 Bulan ujar Kepsek membersihkan diri.

Pada saat awak media ini komfirmasi terhadap Kepsek SMAN 4, disana juga berada dua orang anggotaKomite, juga Napitupulu pemborong pembangunan penambahan 2 ruang kelas di SMA tersebut, Sdr Napitupulu selalu ikut angkat bicara menjawab segala pertanyaan awak media ini terhadap Kepsek, terkesan dengan sikap sdr.Napitupulu (pemborong) itu, terkesan ada yang aneh antara Pemborong terhadap Kepsek terkait pembangunan penambahan 2 ruang kelas di sekolah tersebut.

Menurut informasi dari 3 orang pekerja Napitupulu, hari Senin 10/08 berbincang-bincang dengan awak media ini, “ kami hanya pekerja di sini bang, Pemborongnya sdr Napitupulu, Bang Napitupulu sudah bias amendapatkan proyek dari Sekolah ini, bias dikatakan setiap ada pembangunan selalu bang Napitupulu yang menjadi pemborongnya.Memang yang kami kerjakan ini tidak ada papan Besteknya, dan kami tidak tau brapa anggaran pembangunanya, kami saja bekerja gaji harian lepas .Ujar pekerja sdr Napitupulu.

Sesuai penelusuran awak media ini, ternyata penambahan 2 ruangan kelas yang sebelumya telah selesai tahun lalu, dan saat ini sudah dipakai .kata pemborongnya sdr Napitupulu kepada tim awak media ini.

Kini 2 ruang kelas sudah ditambah lagi dan sedang dikerjakan, biaya anggaran yang di habiskan Rp 260 juta, biaya sebanyak itu juga akan ditanggung sendiri oleh Kepsek SMAN4 Batam, sungguh hebat dan layak di tiru jadi seorang pemimpin, dengan adanya inisiatip Kepsek seperti ini, sudah selayaknyadiancungi duajempol. Dan masyarakat Batam berharap supaya Kadis DinasPendidikan kota Batam Batam sdr Muslim Bidin dan Pejabat PemkoBatam, memperhatikan dan meniru keteladanan DraHjTapi Winanti Kepsek SMAN 4 Batam. (NGL)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here