Lapangan Basket di Cililin akan Dibongkar

0
611

NGAMPRAH,Bandung,Zonadinamika.com. Pembangunan lapangan basket di Alun-alun Kecamatan Cililin tanpa izin Pemkab Bandung Barat dinilai telah menyalahi aturan. Oleh karena itu, Pemkab Bandung Barat berencana membongkar lapangan tersebut.

“Pembangunan lapangan basket di sana (Cililin-red) tidak sesuai dengan siteplan yang ditentukan Pemkab Bandung Barat. Jadi, nanti akan kami bongkar,” ujar Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Bandung Barat, Anugrah, Senin (2/11/2015).

Dia menuturkan, meski pembangunan itu berasal dari dana hibah Pemkab Bandung Barat, pihaknya tetap akan membongkar lapangan tersebut. Pasalnya, pembuatan lapangan itu berdiri di lahan aset milik Pemkab Bandung Barat. Apalagi, pada tahun 2016, pihaknya akan membangun kembali sejumlah alun-alun di Kabupaten Bandung Barat di antaranya alun-alun Kecamatan Cililin.

Selain itu, kata Anugerah, penggunaan dana bansos atau aspirasi untuk pembangunan lapangan basket juga tidak tepat, karena bukan peruntukannya.

Dana bansos dan aspirasi, kata dia, seharusnya digunakan untuk berbagai kepentingan masyarakat seperti infrastruktur, bukan untuk dipergunakan di lahan milik pemerintah.

“Apalagi kami juga sudah punya rencana untuk revitalisasi taman dan alun-alun di wilayah KBB. Kami sedang buat masterplan-nya,” ujar Anugrah.

Sebelumnya diberitakan, sejumlah warga Desa/Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat mempertanyakan pembangunan lapangan basket di Alun-alun kecamatan tersebut oleh seorang anggota DPRD KBB dengan menggunakan dana bantuan sosial.

Soalnya, pembangunan lapangan di lahan aset pemerintah tersebut tidak diketahui Pemkab Bandung Barat sebagai pemilik lahan.

Anggota DPRD KBB asal Cililin yang membangun lapangan tersebut, Teddy Heryadi mengklaim bahwa pembangunan itu atas permintaan masyarakat.

Menurut dia, beberapa sekolah di Cililin juga meminta dibangunkan lapangan basket dan lapang olahraga lainnya.

“Lapangan basket ini dibuat untuk kepentingan masyarakat, bukan untuk kepentingan pribadi. Apalagi, cabor basket dari KBB satu-satunya yang ikut Porda Jabar kemarin. Lapangan ini diharapkan bisa memfasilitasi para atlet basket asal Cililin,” ujar politisi dari Partai Hanura ini.

Soal aturan penggunaan dana bansos dan aspirasi untuk lapangan basket, menurut dia, tidak ada masalah. Soalnya, dana tersebut bisa digunakan untuk apa saja sesuai dengan kebutuhan di lapangan (zd/pr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here