Waduh…! Warga Sei. Sentosa Kecewa, Pengerjaan Pembangunan Jalan Beton Di tuding Lamban.

0
603

Labuhanbatu.zonadinamika.com. Sarana transportasi jalan sangat dibutuhkan setiap masyarakat. Soalnya, jalan merupakan salah satu sarana pendukung peningkatakan perekonomian masyarakat. Biasanya, saat pemerintah melakukan mengucurkan proyek peningkatan jalan, masyarakat penerima senang.

Tapi, berbeda dengan masyarakat desa sungai sentosa kecamatan Panai Hulu kabupaten Labuhanbatu yang memperoleh pembangunan peningkatan jalan. Warga malah merasa kecewa dan terganggu dengan pengerjaan pembangunan jalan jenis jalan beton. Selain, volume panjang jalan beton yang sangat minim, lambannya waktu pekerjaan baru selesai, juga membut warga kesal dan kecewa.

“Sudahlah, Panjang jalan beton yang dibangun hanya 150 meter, lebih dar 1 bulan sudah pengerjaannya belum juga selesai, aktivitas sehari-hari jadi terganggu dikarenakan jalan ditutup.”sebut Sabar Warga yang kesehariannya melintasi jalan utama desa itu kepada wartawan Kamis (12/11).

Menurutnya, jalan tersebut merupakan jalan utama desa yang digunakan warga keluar masuk desa, baik itu jalan digunakan warga untuk mengeluarkan hasil perkebunan sawit, juga jalan itu digunakan untuk memasok kebutuhan sehari-hari warga desa Sungai Sentosa.

Lambanya pengerjaan jalan beton tersebut selesai kata sabar, terlihat dikarenakan pasokan material bangunan seperti, angker besi, semen, dan lainnya tersendat-sendat. Sehingga, pekerjaan kerap terhenti.

Sementara itu, kekecewaan warga lainnya berkaitan dengan peningkatan badan jalan di deea sungai sentosa juga disampaikan Aktivis Gerakan Rembuk Masyarakat Desa (GEREM.DESA) Aminullah Harahap. Dia menyoroti berkaitan dengan volume panjang jalan beton yang dinilainya tidak sesuai dengan kebutuhan kondisi jalan bagi masyarakat.

“Kalau dilihat volume panjang jalan beton yang dibangun di desa sungai sentosa diketahui sebelumnya merupakan jalan yang sudah dirancakan pemerintah sebagaj jalan lingkar sangat luculah, masak jalan Kabupaten walaupun katanya pembangunannya bertahap hanya sepalit (sedikit), .seperti proyek PNPM saja”ujarnya.

Kedepan sebut Aminullah, pemerintah sebagai perancang dan pengguna anggaran harusnya memperhatikan tingkatan pembangunan, tidak hanya gelontorkan, begitu juga dengan DPRD sebagai lembaga penyeimbang kebijakan pemerintah supaya melakukan kros cek sebelum mensahkan rancangan yang tidak menguntungkan masyarakat, agar dana yang di gunakan benar-benar berguna serta tidak sia-sia.

Informasi di peroleh proyek peningkatan badan jalan di dursun 1 sungai sentosa dengan volume lebar 4 meter dan panjang 150 ditambah satu jembatan double box itu menghabiskan dana Rp. 496 Juta, dikerjakan kontraktor pemenang lelang CV. Silumba. (AFH)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here