Pejabat Imigrasi Kelas Ia Batam Sita Paspor Dan Visa TKA Setelah Menghadiri Sidang Di PHI

0
545

Batam-Zonadinamika.com.Perkembangan terkini atas kasus Thulukanam Natarajan sebagai pekerja TKA di kota Batam yang selama ini berjuang untuk memperoleh haknya hingga bermuara di kantor pengadilan hubungan industrial Tanjung Pinang sepertinya kandas di tengah jalan.

Dimana sejak PT Cladtek memutuskan hubungan kerja sepihak pada bulan Juni yang lalu dianya berupaya mencari payung hukum hingga melaporkan kepada Disnaker kota Batam,pihak kepolisian Polresta Barelang sampai bermuara di kantor pengadilan hubungan industrial (PHI) terkait haknya 10 tahun bekerja di duga di abaikan pihak perusahaan.

Sidang perdana yang di di gelar di kantor PHI (18/11/2015)tadi siang Thulukunam bersama kuasa hukumnya menyempatkan diri mengikuti berjalannya persidangan,meski sidang di tunda karena ketidak hadiran pihak perusahaan PT Cladtek dan kemudian sidang di lanjutkan kembali pada tanggal 16/12/2015.

Thulukanam Natarajan menuturkan (18/11/2015)setiba di rumah kerabatnya setelah selesai meghadiri persidangan di pengadilan Hubungan Idustrial tiba-tiba 4(empat) orang petugas keimigrasian kelas IA Batam menanyakan paspor dan visa saya.

Lalu saya jelaskan pada tanggal 10 November 2015 saya sudah kirim email kepada HRD PT Cladtek karena masalah saya belum selesai-selesai karena action Disnaker terlambat dan management orang PT Cladtek juga belum datang-datang untuk saya minta sama dia kalau bisa panjangin izin tinggal di Indonesia untuk 3 (tiga) bulan lagi.

Tetapi sampai saat ini pak Billy HRD PT Cladtek belum ada balas sampai sekarang.Apakah saya harus di Epo karena IMTA saya akan berakhir pada tanggal 25/11/2015 sampai saat ini PT Cladtek belum ada pemberitahuan secara resmi kepada saya.

Pada saat pegawai keimigrasian datang saya sudah menunjukan bukti-bukti tanda adanya laporan ke kantor Disnaker kota Batam ,kantor Kepolisian Polresta Bareng serta ke kantor pengadilan hubungan industrial (PHI) Di Tanjung Pinang .

Tetapi paspor dan VISA saya langsung di bawa petugas Imigrasi dan di sarankan untuk hadir besok untuk di minta keterangan di kantornya dengan memberikan satu lembar kertas bukti penyitaan paspor maupun VISA saya,jelasnya.

Dengan tidak adanya nomor registrasi surat maupun stempel secara resmi dari kantor keimigrasian kelas IA Batam sebagai bukti sitaan resmi ,awak media inipun mencoba mengkonfirmasi dan menghubungi salah seorang pejabat di kantor keimigrasian melalui ponsel selulernya (18/11/2015 membenarkan adanya penahanan paspor dan visa atas nama Thulukanam Natarajan yang di lakukan petugas imigrasian,hal ini untuk di mintai keterangan.tuturnya.

Dalam penanganan kasus penyelesaian permasalahan pekerja Asing yang di alami sdr.Thulukanam Natarajan terkesan adanya kejanggalan kinerja aparatur pemerintah di kota Batam.

sejak dirinya membuat laporan pengaduan secara resmi ke kantor Disnaker kota Batam ,ke kantor Polresta Barelang hingga kepangadilan hubungan industrial.

Anehnya lagi sampai saat ini PT Cladtek tidak pernah ada pemberitahuan kepada si pekerja kapan di lakukan Epo yang semestinya menjadi tanggung jawab pihak perusahaan memulangkan hingga ke negara asalnya ,tiba-tiba pejabat keimigrasian kelas IA Batam langsung menyita paspornya ,ada apa di balik ini ? (Red/AMJOI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here