15 Peserta Pengurus PGRI Kabupaten Dogiyai Dilantik

0
887

Nabire Papua, Zonadinamika.Com—– Selama beberapa Tahun berjalan Pendidikan di Kabupaten Dogiyai berjalan tanpa Pengurus PGRI dan akhirnya di Lantik Pengurus baru.
Pelantikan Badan Pengurus di laksanakan di Nabire pada hari Rabu tanggal (19/11/15) di Aula Dispora kabupaten Nabire, Kegiatan Tersebut,di hadiri oleh Ketua Dewan Pengormatan yang juga Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Papua.

Dr.Nomensen Mambraku, yang juga Ketua PGRI Prov Papua, Mengatakan Pada saat kunjungan wartawan media ini di Aula Dispora Nabire, ia siap melantik Ketua-ketua PGRI di wilayah Meepago, demi mempertahankan keutuhan Mutuh Pendidikan bagi bangsa Papua.

Kata Dr.Nomensen, saya harap untuk wilayah Meepago, di bidang pendidikan ini lebih terkontrol khususnya kabupaten-kabupaten yang ada di kawasan pegunungan seperti ( Dogiyai,Deiyai, Intan Jaya dan Paniai). Lanjut Mambraku, ia juga harap sekolah-sekolah yang tidak bisa terjangkau di pelosok-pelosok dengan di lantiknya Pengurus PGRI kami bisa Kontrol ke sekolah. harapnya

Ketua PGRI Provinsi Papua, menyampaikan juga, kepala Dinas Pendidikan dan Pengajaran kabupaten dengan sengaja tidak di tanggapi dengan serius mengenai Pembangunan Pendidikan di Daerah-daerah masing maka harus melaporkan ke Dinas P dan P Provinsi bagian Dewan Pengormatan Dewan Guru.tegasnya
Kata Sambutan dari Ketua Terpilih Badan Pengurus PGRI baru Kabupaten Dogiyai, Yustinus Agapa,S.Pd menyatakan, Dirinya meminta trimakasih kepada Pengurus Provinsi, ia merasa banggah untuk kepercayaannya karena dari dulu inggah saat ini kami di dogiyai tidak ada badan Pengurus PGRI.
Agapa juga menegaskan, kepada Kepala Dinas Pendidikan dan Pengajaran Kabupaten dogiyai bahwa, untuk kedepan kita kerja sama demi membangun Sumber Daya Manusia (SDM) dogiyai di era masa yang akan datang.

“Dalam acara Konfrensi dan Pelantikan Badan Pengurus PGRI Kabupaten Dogiyai dan Deiyai yang ikut sertakan adalah 15 Peserta dari Kabupaten Dogiyai dan deiyai 20 peserta”, tetapi untuk Kabupaten Deiyai di damping oleh Kadin P dan P kab.deiyai. dan untuk Kab.Dogiyai hanya ikut Anggota Pengurusan PGRI dan tak di damping kadin P dan P kabupaten Dogiyai.

Seluruh Peserta Guru dari Kabupaten Dogiyai pernah menghadap kepada Kepala Dinas P dan P tetapi tidak tanggapi, mala Kadin Dogiyai menghalangi ke 15 peserta yang tentu turun dari Dogiyai ke Nabire untuk mengikuti Kegiatan Konfrensi dan Pelantikan Persatuan Guru Republik Indonesia di Nabire Papua. “Tetapi hal ini, ketua terpilih menganggap tidak masalah dan saya sudah tanggung jawab kegiatan yang baru saja akhiri ini di nabire”. Kata Yustinus ketua PGRI Kabupaten Dogiyai

Kata Agapa, saat di Wawancarai oleh Wartawan Media ini di salah satu rumah makan di kawasan Malompo Nabire, Ketua PGRI yang baru saja melantik ini mengungkapkan, Kepala dinas Pendidikan ini segera menggantikan karena dibawa kepemimpinan, Drs.Andreas Yobee, M.Hum, tidak berjalan lancar alias Kehilangan Pendidikan di Negeri Dogiyai.
Selama ia Sebagai Kadin Pendidikan, tidak ada Program kerja, apa lagi untuk Pengadaan buku-buku pelajaran saja tidak ada di sekolah, Gedung Sekolah sudah tidak layak pake dan hak Guru-guru honorer tak di bayar dll.

Kata Yustinus Agapa,S.Pd, Sebagai Ketua PGRI Kabupaten Dogiyai, masa bakti 2015 -2020 yang baru saja melantik ini menegaskan bahwa, Kadin ini tidak digantikan Maka saya bersama Pengurus PGRI yang sudah di lantik dan seluruh Guru Honor maupun Guru-guru bernip akan menjalankan Pemalangan Sekolah-sekolah di seluruh kabupaten Dogiyai”.Tegasnya
(Petrus Amoye Youw)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here