Terlibat Kampanye Pilkada Kades Dicopot

0
508

Bengkulu,Zonadinamika.com. Bupati Bengkulu Utara, Bengkulu, Imron Rosyadi mencopot Kepala Desa (Kades) Selubuk, Kecamatan Air Napal, Nazarudin karena terlibat langsung dalam kampanye salah satu pasangan calon (paslon) peserta kepala daerah di daerah tersebut.

Pencopotan Kades Desa Selubuk, Nazarudin diputuskan setelah menggelar rapat dengan Asisten I dan Bawasda Kabupaten Bengkulu Utara dan dinyatakan bersalah melanggar peraturan pemerintahan desa karena terlibat langsung dalam kampanye pilkada.

“Kades Selubuk sudah resmi kita copot karena terlibat politik praktis dalam kampanye salah satu paslon peserta pilkada di daerah ini. SK pencopotan kades sudah turun,” kata Bupati Bengkulu Utara, Imron Rosyadi, di Bengkulu, Selasa (8/12).

Ia mengatakan, Kades tidak dibenarkan mengajak dan mengumpulkan masyarakat untuk mendukung salah satu paslon peserta pilkada di daerah ini. Sebab, sesuai peraturan kades netral dan tidak dibenarkan menjadi tim sukses dari peserta pilkada.

Sementara Kades Selubuk terbukti terlibat langsung dalam kampanye salah satu paslon peserta pilkada di Bengkulu Utara.

“Atas dasar ini kades telah melanggaran peraturan pemerintah desa, sehingga yang bersangkutan diberhentikan dari jabatan sebagai kades,” ujarnya.

Untuk penggantinya Bupati Bengkulu Utara telah menunjuk orang dari kecamatan setempat untuk menjadi pelaksana tugas Kades Selubuk.

“Saya sudah menunjuk staf Kecamatan Air Napal sebagai penjabat Kades Selubuk guna menjalankan roda pemerintahan desa setempat,” ujarnya.

Imron menjelaskan, Kades Nazarudin terbukti melanggar Undang-Undang No 6 Tahun 2014 tentang pemerintah desa dan diperkuat keputusan rapat pleno Panwas dan Gakumdu yang bersangkutan terbukti melanggar karena kampanye paslon salah satu peserta pilkada di daerahn ini.

Padahal, dalam UU tersebut jelas kepala desa harus netral terhadap semua peserta pilkada di Bengkulu Utara. Sebab, ketidak netralan kepala desa dapat merugikan paslon peserta pilkada lainnya.

“Atas dasar inilah Kades Selubuk kita copot dari jabatanya dan diganti staf kecamatan dari Kecamatan Air Napal untuk menjalankan roda pemerintah di desa tersebut,” ujarnya.

Dari pantuan SP di lapangan selama masa sosialisasi dan kampanye pilkada serentak cukup banyak para kades yang terlibat langsung menjadi tim sukses peserta pilkada baik bupati maupun gubernur.

Bahkan, ada belasan kepala desa dari salah satu kabupaten di Bengkulu dikumpulkan salah seorang peserta pilkada untuk mendukungnya pada pilkada 9 Desember nanti.

Para kades diminta untuk mengajak warganya mendukung dan memilih kandidat peserta pilkada tersebut pada pencoblosan 9 Desember besok. Hal ini membuktikan banyak kades di Bengkulu tidak netral dalam pilkada serentak di daerah ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here