Nette Boy Kasat Reskrim Polrestabes Terbaru

0
1624

Surabaya,Zonadinamika.com. Sosok Pamen (Perwira Menengah) yang satu ini memang unik dan menarik. Bahkan mungkin tidak ada duanya di jajaran Mabes Polri, khususnya untuk jajaran setingkat Polrestabes.

Penampilannya yang stylish, slengekan dan ramah senyum sama sekali membuat orang tidak menyangka bahwa sosok pria kelahiran Bugis, Makassar 39 tahun silam ini adalah orang nomor satu di jajaran Satreskrim Polrestabes Surabaya.

Bahkan, mantan Walikota Surabaya, Tri Rismaharini saat pertama kali berjumpa dalam suatu acara di Mapolrestabes Surabaya juga sempat terkecoh melihat sosok pemuda dengan celana jeans belelnya dan rambut terkuncit rapi ini.

“Oalah, saya pikir mahasiswa mana? Ternyata ini toh Kasat Reskrim, Pak Takdir? Pangling saya,” ujar Risma dengan tersenyum simpul.

Begitula sosok AKBP Takdir Mattanete, Kasat Reksrim Polrestabes Surabaya, Polda Jatim dengan penampilannya yang beda namun mampu menarik perhatian publik Surabaya.

Bahkan, banyak sekali anak muda, baik pria mapun wanita yang mengidolakannya. Maklum saja, selain masih muda, ganteng dan menjabat komandan Reskrim serta ramah senyum alias grapyak pada siapa saja, prestasinya juga sangat moncer dalam mengungkap kasus kriminal.

“Alhamdulillah, jika tugas yang kami lakukan dapat apresiasi. Karena bagi kami yang penting adalah tetap menjalankan tugas dan perintah pimpinan dengan maksimal, khususnya dalam memberikan pelayanan, perlindungan dan pengayoman terhadap masyarakat Surabaya agar terhindar dari tindak kriminalitas,” ujar AKBP Takdir Mattanete.

Alumni Akpol ’98 yang akrab dipanggil Nette Boy ini memang memiliki prestasi yang cukup bagus dalam mengungkap tindak kriminalitas yang pernah terjadi di Surabaya seperti kasus-kasus trafficking, kasus 365, kasus pembunuhan bahkan untuk kasus penipuan jaringan internasional juga pernah diungkapnya.

Bahkan, perwakilan pemerintahan Cina sempat memberikan apresiasi kepada Polrestabes Surabaya. Sehingga, tak heran jika rekan jurnalis yang melakukan tugas peliputan di Polrestabes Surabaya merasa terbantu karena tiada hari tanpa berita.

“Komandan Nette Boy (AKBP Takdir-red) sangat memahami pola kerja jurnalis sehingga ketika dikonfirmasi pemberitaan apa saja bisa memberikan keterangan, baik berita keberhasilan atau berita yang bersifat kritik konstruktif,” ujar Irul seorang wartawan media cetak.

Terkait dengan nama beken Nette Boy yang saat ini sudah melekat pada sosok AKBP Takdir Mattanete, dengan senyum simpul lulusan International Law Enforcement Academy (ILEA) Bangkok dan USA ini mengatakan, kalau yang berhak menjawab masalah itu adalah Bpk Kapolrestabes Surabaya.

“Silakan saja, Mas Dedy tanya ke Komandan Yan Fitri, beliau lebih paham masalah nama Nette Boy,” ujar AKBP Takdir sambil tersenyum.(DK)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here