PekerjaanPU Gusit Amburadul Proyek Milyaran Dekat Kantor DPRD Nias Rusak

0
495

Kota Gunungsitoli,Zonadinamika.com. Penghujung Pemerintahan Walikota Drs. Marthinus Lase, MSP yang tidak lama lagi setelah menelan pil pahit harus kalah dalam perolehan suara berdasarkan perhitungan KPU Kota Gunungsitoli pada pemilukada serentak pada tanggal 09 Desember 2015 yang baru saja kita lewati, tentu ini menjadi sebuah goresan sejarah bagi seluruh masyarakat Kota Gunungsitoli. Di akhir pemerintahannya yang tinggal beberapa bulan lagi, seharusnya meninggalkan kesan yang kelak akan di ingat semua masyarakat Kota Gunungsitoli, tentu hanya ada dua yaitu kesan baik atau buruk. Kedua hal ini tidak terlepas dari tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja pemerintah, baik dari segi layanan publik maupun pembagunan diberbagai sektor atau bidang. Termasuk dalam hal ini prasarana jalan dan drainase yang baik.

Terkhusus dalam beberapa pekerjaan yang dinaungi oleh salah satu SKPD dibawah pemerintahan walikota saat ini, yakni Dinas Pekerjaan Umum Gunungsitoli. Ini sudah untuk yang kesekian kalinya Dinas PU Kota Gunungsitoli kembali menjadi sorotan masyarakat atas kinerjanya dalam menyelesaikan tugas-tugasnya pada Tahun 2015. PU Kota Gunungsitoli kembali harus menerima kritikan dari masyarakat, kita kurang tahu apakah memang sudah demikian kemampuan Dinas PU Kota Gunungsitoli, padahal kita ketahui saat ini PU Kota Gunungsitoli diisi oleh tenaga-tenaga yang handal dibidangnya, khususnya dibidang teknik sipil, dengan hasil pekerjaannya dalam beberapa kegiatan fisik yang menggelontorkan dana dengan jumlah yang cukup lumayan justru sebaliknya, tidak sesuai dengan harapan masyarakat dan tidak setimpal dengan dana yang digelontorkan melihat hampir sekian banyak pekerjaan yang di nilai tidak beres.

Menurut pengamatan kami, Dinas PU Kota Gunungsitoli dapat dikatakan dibawah kepemimpinan Ir. Temabuala Telaumbanua berhasil dalam menyerap anggaran, khususnya untuk kegiatan fisik. Namun tingkat keberhasilan baik itu dari segi mutu, kualitas maupun kuantitas tidak sebanding dengan keberhasilan menyerap anggaran, akan tetapi keberhasilan itu semua hanya pepesan kosong seperti yang didengung-dengungkan. Justru sebaliknya banyak kegiatan atau pekerjaan fisik yang amburadul disana-sini. Hal ini diungkapkan oleh Ketua DPD LSM Gempita Kepulauan Nias bung Sabarman Zalukhu kepada awak media di ruang kerjanya Jl. Baluse, Selasa (05/01/2016) sekira pukul 15.00 Wib.

Selanjutnya dijelaskan oleh bung Sabarman Zalukhu mengatakan dari beberapa temuan kita terdapat beberapa pekerjaan/ proyek yang jelas telah ditolak oleh masyarakat. Hal ini tentu tidak akan terjadi jika tingkat kepuasan masyarakat terhadap beberapa pekerjaan yang telah dikerjakan tercapai sesuai dengan mutu, kualitas dan kuantitas yang telah ditentukan. Adanya beberapa penolakan dari masyarakat atas beberapa pekerjaan PU Kota Gunungsitoli dipenghujung tahun 2015 ini tidak perlu kita merasa heran, sebab masyarakat saat ini sudah mulai memahami dan mengerti perannya dalam pembangunan. Termasuk masyarakat saat ini tidak ragu untuk menyampaikan surat penolakannya terhadap sesuatu pekerjaan bila pekerjaan ini dinilai terdapat penyimpanngan-penyimpangan.

Lebih rinci lagi hal ini diungkapkan oleh bung Sabarman Zalukhu, adalah salah satu yang saat ini termasuk dalam pengamatan kami, dan tidak menutup kemungkinan diduga telah terjadi penyimpangan dalam pelaksanaan pekerjaan pembangunan jalan dari simpang Kantor Bupati Nias menuju Desa Ononamolo I Lot Kecamatan Gunungsitoli Selatan yang bersumber dari APBD 2015 (DAK Tambahan) senilai Rp. 1.389.425.200 (satu miliyar tiga ratus delapan puluh semilan juta dua ratus rupiah) yang dikerjakan oleh CV. F kemudian an. Wakil direktur III an. IZ, lalu PPKnya an. OZ, ST, serta diketahaui pekerjaan ini dimulai dari tanggal 13 Oktober 2015 selesai 31 Desember 2015.

Disampaikan oleh bung Sabarman Zalukhu, hal ini diawali karena adanya informasi ini dari masyarakat, kepada tim kami dan selanjutnya disampaikan kepada kami jika pekerjaan tersebut diatas terdapat beberapa kejanggalan, yakni dari beberapa jenis uraian pekerjaan antara lain pekerjaan TPT, pekerjaan Parit Gendong dan pekerjaan jalan.

Kemudian setelah dilakukan investigasi lapangan pada hari Senin (04/01/2016), melihat kondisi pekerjaan tersebut terlihat terkesan asal jadi dimana kami menduga pekerjaan ini memiliki potensi yang dapat mengakibatkan kerugian terhadap Keuangan Negara, sepertinya rekanan ingin mendapatkan keuntungan yang berlipat-lipat tanpa lagi menghiraukan jika yang dikelolanya itu uang Negara atau uang rakyat .

Salah satu contoh dekat dari pekerjaan TPT sudah terdapat keretakan, tentu kita menilai hal ini diakibatkan oleh karena bahan maupun campuran yang tidak sesuai sehingga mutu, kualitas maupun kuantitasnya patut diragukan dan kita menilai masih banyak lagi kejanggalan yang kita temui dilapangan yang tidak cukup untuk kita jelaskan satu persatu disini.

Dengan tegas bung Sabarman Zalukhu mengatakan bahwa Dinas PU Kota Gunungsitoli selaku Kuasa Pengguna Anggaran, PPK, Pengawas dan termasuk rekanan harus menjawab dan bertanggungjawab atas keadaan ini, apakah dengan memeriksa kembali, dan jika nantinya jelas pekerjaan ini menyimpang maka supaya dapat segera dipertanggungjawabkan apakah dengan memperbaiki pekerjaan tersebut sesuai dengan telah ditetapkan dalam kontrak kerja/ RAB/ Besteknya, jika tidak ingin dikatakan turut bermain-main.

Kita ketahui bersama jika dalam proses pekerjaan itu tadinya pihak PU melakukan pengawasan, kemudian sebelum pekerjaan tersebut dibayarkan atau dicairkan tentu pengawas/ konsultan wajib menyampaikan laporan tentang progres pekerjaan proyek itu. Baik mutu, kualitas, kuantitas dan atau volume pekerjaan sesuai dengan yang telah ditetapkan. Namun ini terkesan terlihat luput begitu saja dimata Pihak PU Kota Gunungsitoli.

Ada apa? PU Gusit Kemana ya, matanya seperti kena tutup tanpa melihat kondisi riil pekerjaan itu, baik atau buruk?. Kami menghimbau supaya ini segera direspon oleh pihak terkait khusunya PU Kota Gunungsitoli termasuk rekanan, jika tidak maka patut kita memintakan atensi penegak hukum untuk memeriksa pekerjaan tersebut karena kita sinyalir tidak sesuai dengan kondisi yang semestinya telah ditentukan baik gambar/RAB/Bestek dan bahan material yang digunakan patut diragukan mutu, kualitas dan kuantitasnya, sehingga tidaklah heran pekerjaan yang baru saja selesai sudah terjadi kerusakan atau keretakan disana-sini tandas bung Sabarman Zalukhu dengan nada tegas.

Menyikapi hal tersebut tim awak media mencoba melakukan konfirmasi kepada Kadis PU Kota Gunungsitoli melalui seluler, namun yang bersangkutan tidak bersedia mengangkat selulernya saat dihubungi oleh tim. Tidak hanya sampai disitu, tim awak media mencoba kembali menghubingi PPKnya via seluler, namun yang bersangkutan menjawab sedang sibuk kepada awak media. Hingga berita ini diturunkan belum ada klarifikasi dari pihak Dinas PU Kota Gunungsitoli. (RT)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here