Menteri Desa, PDT dan Transmigrasi Bertandang Ke Kapuas

0
728

Kuala Kapuas – Zonadinamika.com. Kunjungan kerja Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi H Marwan Ja’far Minggu (24/1) sore disambut langsung oleh Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat di Bandara Syamsudinoor Banjarmasin.

Turut pula menyambut kedatangan kunjungan kerja kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini H Asera SE Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah yang juga Ketua Pimpinan Wilayah PKB Kalimantan Tengah, mantan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah H Achmad Diran serta sejumlah pejabat dilingkungan Pemerintah Kabupaten Kapuas.

Kedatangan menteri dari kader PKB dengan menggunakan pesawat komersial ini, transit di Bandara Syamsudinoor Banjarmasin dan melanjutkan perjalannya dengan menggunakan helikopter yang berkapasitas 5 orang menuju Unit Pemukiman Transmigrasi (UPT) G1 Sumber Alaska Kecamatan Dadahup guna menyerahkan sejumlah bantuan alat pertanian kepada para transmigran.

 
Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat dihadapan tamu kehormatannya ketika menjamu santap siang di ruang VVIP bandara sebelum bertolak lokasi kegiatan menjelaskan secaras singkat tentang kondisi terkini eks PLG sebagai lokasi transmigrasi yang akan dikunjungi. “Sebanyak 37 UPT eks PLG  terhampar dalam dua wilayah yakni sebanyak 15 UPT Lamunti dan 22 UPT Dadahup dengan jumlah jiwa sebanyak 14.636 kepala keluarga. Para transmigran selain bercocok tanam padi, juga mengembangkan usaha sebagai petani karet dan sawit” ucap Ben.

Lebih lanjut mantan Kadis PU Provinsi Kalimantan Tengah ini menguraikan tentang kondisi jalan penghubung sepanjang 315 Km sebanyak 60 prosen dalam kondisi rusak berat, hal serupa terjadi pula pada jalan poros sepanjang 256 Km dan jalan desa sepanjang 409 Km. Sedangkan jembatan 6 meter sepanjang 1.653 meter yang tersebar di 37 UPT 30 prosen rusak ringan namun jembatan 9 meter dan 16 – 30 meter sebanyak 70 prosen dalam kondisi rusak berat.

 
“Kondisi jalan dan jembatan sangat memerlukan bantuan dana perbaikan dari kementerian agar para transmigran dapat mengangkut hasil-hasil pertanian dan perkebunan serta memperlancar arus transportasi barang dan manusia demi peningkatan kesejahteraan para transmigran.

Adapun realisasi penempatan transmigrean sejak 1995 – 2013 baru terealisir sebanyak 14.636 KK dari terget 18.789 KK ini bererarti masih terdapat sisa penempatan sebanyak 4.159 kepala keluarga” ucap Ben Brahim sebagaim ana dirilis olleh Kabag Humaspro yang menyertai penyambutan itu. (Angga)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here