PT. Sarana Central Bajatama Buang Limbah Sembarangan

0
889

Karawang,Zonadinamika.com. Limbah yang di duga mengandung racun dari PT.Saranacentral Bajatama Karawang diduga di buang dengan sembarangan tanpa melakukan proses sebagai mana layaknya, pembuangan limbah jenis beracun ini disinyalir sudah lama berlangsung tanpa ada tindakan dari pihak terkait.

Hasil investigasi redaksi zonadinamika.com. ditemukan sebuah corong terselubung guna pembuangan limbah dari perusahaan pada saluran di sekitar perusahaan, limbah cair yang berwana putih seperti air susu tersebut berdampak pada rusaknya tanah persawahan warga yang berada di sekitar perusahaan.

Kepada Desa setempat Kusnadi ketika di konfirmasi seputar adanya perusahaan membuang limbah di wilayahnya, membenarkan, dan perihal tersebut sudah sempat di laporkan pada dinas terkait yaitu Dinas Lingkungan Hidup beberapa bulan lalu, namun tidak ada tindak lanjut dari dinas tersebut.

“Ya betul perusahaan tersebut telah membuang limbah secara sembarangan dan mengakibatkan sawah masyarakat yang ada di sekitar perusahaan tersebut terlihat rusak, hasil tes beberap laboratorium limbah perusahaan tersebut mengeluarkan limbah kimia, namun saya juga sangat menyanyangkan, ketika saya laporkan pada dinas lingkungan hidup beberapa bulan lalu, sampai saat ini tidak ada tindak lanjuti” terang Kusnadi.

Ditambahkan, perusahaan tersebut sepertinya masa bodoh dan tidak memikirkan keselamatan warga disekitar pabrik, makanya seenak perutnya membuang limbah, seraya berharap agar dinas terkait bertindak segerah guna melakukan tindakan pada perusahaan yang merasa hebat tersebut.

Dia mencurigai, ada oknum-oknum yang berusaha melindungi perusahaan sehingga bertahun-tahun bisa membuang limbah secara bebas tanpa ada tindakan.

Lita dari managemen PT.Sarana Central Bajatama, ketika di konfirmasi via pesan singkat 27/01, tidak merespon,sehingga berita ini di terbitkan wartawan belum mendapatkan klarifikasi dari pihak perusahaan. (red)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here