Antisipasi Klaim Wilayah RI, Dansatgas Amankan Pintu Batas RI-RDTL dan Lakukan Border Meeting

0
987

Atambua – Zonadinamika.com, Langkah antisipasi pengamanan di daerah perbatasan RI-RDTL, Pihak TNI secara rutin mengadakan penggeledahan, juga dengan upaya border meeting atau pertemuan bersama dengan tentara timor leste untuk menghindari kesalahpahaman terkait klaim tapal batas, juga menanggulangi upaya terorisme yang kini semakin gencar di tanah air.

Menanggapi persoalan tersebut Komando Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonif 725/Woroagi Kabupaten Belu, Timor Barat, Mayor Inf. Nurman Syahreda mengatakan bahwa untuk sekarang ini, belum ada masalah soal tapal batas diwilayah kabupaten belu, tetapi pihaknya selalu Perketat pintu keluar masuk wilayah perbatasan dari RI ke Timor Leste dan sebaliknya yang sudah dilakukan dengan berkoordinasi dengan Polres, Beacukai untuk pemeriksaan surat-surat bagi masyarakat yang keluar masuk pintu perbatasan dengan melakukan penggeledahan barang.

“Jadi kita melaksanakan pemeriksaan bersama di perbatasan yang resmi seperti pos motaain, dan pos terpadu yang ada di Belu,” Kata Nurman di Markas Satgas di Sesekoe, Kelurahan Umanen, Kecamatan Atambua Selatan, Senin (25/1/16).

Menanggapi soal teror bom di jakarta, pihak Dansatgas selaku pengaman perbatasan RI-RDTL pihaknya akan memaksimalkan penambahan personil sesuai dengan Standard Operating Procedure (SOP) yang berlaku.

Untuk mewaspadi kegiatan radikal seperti terorisme, pihak TNI juga berusaha untuk mengawal titik pelintas batas sebab lokasi tersebut rawan untuk dilewati pelintas ilegal, selain itu juga ada indikasi jaringan yang masuk lewat wilayah tersebut.

Selain pemeriksaan, TNI juga melaksanakan border meeting yakni Patroli bersama antara Pihak Tentara Timor Leste yakni UPF (Unidade de Patrulhamento de Fronteiras) di seluruh pos perbatasan di Kabupaten Belu, Sehingga segala macam perselisihan atau permasalahan di perbatasan bisa dideteksi secara dini.

Patroli dilakukan dengan maksud memantau tapal batas yang mengalami pergeseran baik yang disengaja maupun yang tidak disengaja. yang tidak disengaja bisa terjadi karena alam, bisa juga aliran sungai saat musim hujan.

Lanjutnya, bahwa kerjasama antara TNI dan UPF (Tentara Timor Leste) ini sudah merupakan kegiatan yang rutin dilaksanakan dan bertujuan menjaga ketertiban dan kedaulatan negara di beranda terdepan,” Jelas Nurman S. (Julian Feka).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here