Aksi Pencurian Resahkan Warga Ampana

0
659

Touna-Zonadinamika.ccom. Aksi pencurian mulai marak terjadi di wilayah Kabupaten Tojo Una Una (Touna) khususnya wilayah Ampana Kota, ibu kota kabupaten, membuat warga resah.

Seorang warga Ampana kota, salah satu yang jadi korban aksi pencuri, ibu Vence, kepada Media, mengatakan, pada hari Minggu (31/1), malam Senin lalu, tempat tinggalnya menjadi korban aksi pencurian.

Akibat aksi pencurian itu, tutur ibu rumah tangga tersebut, dirinya harus menanggung kerugian dari barang yang hilang dibawa pencuri malam itu, bila dihitung mencapai puluhan juta rupiah.

“Kita kehilangan banyak barang waktu kecurian malam itu. Ada kyboord, mic, micser, gitar bas, dan beberapa barang lainnya. Hitung saja harga-harga barang yang hilang itu,” katanya, Jumat (5/2).

Padahal, jelas ibu dua anak itu, malam sebelum aksi kecurian itu terjadi dirinya bersama suami sudah memastikan rumah sudah terkunci, namun esoknya dirinya kaget mengetahui rumahnya telah menjadi korban aksi pencuri.

“Kita sudah laporkan masalah ini kepada kepolisian, dan kepolisian juga sudah melakukan pemeriksaan dan sidik jari di rumah kami yang kecurian. Semoga pelaku prncurian segera ditangkap oleh aparat,” harapnya.

Sementara dari berbagai sumber yang didapat media ini, aksi pencurian bukan hanya terjadi pada barang rumahan saja, melainkan terjadi juga pada sejumlah kenderaan bermotor milik warga Touna.

“Informasi yang saya dapat, sepanjang tahun 2016 ini sudah ada terjadi aksi pencurian kenderaan di wilayah Touna. Sebanyak enam kali, tiga di wilayah Tojo, tiga di wilayah Ampana,” kata Edison, warga Ampana.

Kapolres Touna, AKBP Benni Baehaki Rustandi, S.IK, melalui paur humasnya, Bripka Ridwan, S.IP, menangapi mulai maraknya aksi pencurian, mengajak seluruh elemen masyarakat Touna bersama-sama memerangi aksi kejehatan itu, yang telah merahkan masyarakat.

“Mari kita perangi kejehatan pencurian maupun curanmor yang mulai sering dan marak terjadi dilingkungan sekitar kita. Tanpa kerjasama dengan masyarakat Kepolisian akan sulit memberantasnya,” ungkap Ridwan.

Karenanya, pinta Ridwan, sebelum tidur maupun sebelum bepergian meninggalkan rumah, warga harus terlebih dahulu memastikan keamanan rumahnya, seperti memastikan pintu dan jendela rumah terkunci dengan benar.

“Untuk kejehatan curanmor, salah satu himbuan yang perlu diketahui warga masyarakat agar tidak sekali-kali meletakkan SNTK motor di dalam jok motor. Simpanlah dalam dompet atau gantungan kunci motor,” pesannya.

Tujuannya, jelas Ridwan, apabila kenderaan sampai hilang dicuri, akan membantu dan mempersempit gerak dari pencuri dalam membawa kenderaan yang dicurinya tersebut.

“Misalnya, apabila tidak ada SNTK sulit untuk diperjual beli kenderaannya. Tapi kalau ada SNTK dalam jok motor dan dibawa juga sama pencuri pastinya akan melenggang bebas dan lepas dari razia aparat kepolisian,” jelasnya.

Olehnya, tegas paur humas Polres Touna itu, kesadaran dari masyarakat sendiri untuk melindungi harta bendanya, dengan selalu memperhatikan dan memastikan keamanan lingkungan sekitarnya.

“Perlu diingat, aksi kejehatan itu bisa terjadi ketika lenggah. Untuk itu, pastikan rumah dan kenderaan terkunci dengan aman, dan yang tidak kalah penting pastikan barang atau kenderaan dalam pengawasan,” pungkasnya. (Yahya)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here