Iskandar Tuding Pihak BPS Kota Batam Rekayasa Data Orang Miskin

0
676

Batam-Zonadinamika.com – Kepala Kelurahan Batam Iskandar dengan nada sanati menuding, bahwa kacaunya data orang miskin yang seharusnya mendapatkan beras miskin, itu akibat ulah pihak BPS yang tidak becus kerjanya yang rekayasa data.

Sebab mengapa pada saat pendataan warga untuk RTS pihak BPS tidak mengikutsertakan RT-RW dan Lurah,karena yang mengetahui warga yang layak menerima Raskin itu adalah RT-RW.

Alasan pihak BPS tidak mengikut sertakan RT-RW dan Lurah, karena anggaran untuk pendataan warga sangat terbatas, jadi pihak BPS mengambil data RTS dari kantor Disduk kota Batam untuk memperkecil pengeluaran.

Katanya pihak BPS dengan inisiatif memperkecil pengeluaran, sehingga pendataan di ambil bukan dari data lapangan, sekarang akibat ulah mereka atau kebijakan yang dilakukan pihak BPS.

Pihak kelurahan yang menanggung resiko, “Sekarang kami yang selalu diserang oleh warga, dari mana jalanya pihak Disduk mengetahui kondisi keadaan warga, karena yang tahu persis keadaan warga itu RT-RW”. Kata Iskandar Lurah Lubuk Baja kota saat dikomfirmasi ulang terkait pembagian raskin dan pergantian RT-RW dikantorya pada tanggal 5/2 yang . dengan nada kesal.

Namun katanya, dirinya akan menanyakan terlebih dahulu kepada ketua RT 02 dan RW 08 terkait warga RT 02 yang terdata untuk RTS selama dua priode menjabat HDR sebagai ketua RT.

Kalau HDR mengaku sudah membagikan raskinya terhadap yang berhak, nanti akan saya minta data data warga RTS yang menerima raskint ersebut. Karena untuk RT 02 ada 40 karung perbulan dan 15 kg /warga sesuai RTS yang terdaftar di BPS.

Ditegaskan, Kalau ada lurah yang lain yang menaikkan harga raskin tersebut, saya tidak tahu,itu urusan mereka, yang jelas saya tidak seperti itu, RT setor kekelurahanR p 1.600/kg, itu yang disetor Lurah ke Bulog.

Terkait dalam pemilihan ketua RT, Iskandar mengaku bahwa dirinya kirimkan surat kepada ketua RT dan RW, supaya dibentuk penitia pemilihan pengurus RT-RW yang baru, panitia yang berwenang untuk menyeleksi syiarat-syiarat yang mendaftar jadi ketua RT-RW.

Ketua RT-RW “ Harus beragama, tamatan tidak ditentukan tapi bisa baca tulis, tinggal dilingkungan warga, sehat jasmani dan rohani, bisa bersosiasi dengan warga.

Semua pemilihan RT-RW itu tanggupjawab panitia, siapa pemenangya saya tinggal keluarkan SK RT-RWnya, kalau calon cumin satu, langsung dikeluarkan SKnya.Dan pergantian pengurus RT-RW itu sudah selesai dalam bulan pebruari ini.Jelas Iskandar.

Unutk di ketahui, Pembagian beras untuk warga miskin (raskin) di kota Batam yang banyak tidak tepat sasaran, yang konon katanya, Penyaluran beras melalui jumlah Rumah Tangga Sasaran (RTS) yang ada di setiap RT. Data tersebut diambil dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang telah melakukan survey dan pendataan sebelumnya.Pada tahun 2011.

Raskin merupakan subsidi pangan dalam bentuk beras yang diperuntukkan bagi rumah tangga berpenghasilan rendah sebagai upaya dari pemerintah untuk meningkatkan ketahanan pangan dan memberikan perlindungan social pada RTS, salah sasaran.

Keberhasilan Program Raskin diukur berdasarkan tingkat pencapaian indikator 6T, yaitu: tepat sasaran,tepat jumlah, tepat harga, tepat waktu, tepat kualitas,dan tepat administrasi.

Sebagaiman di keluhkan sejumlah warga Batam pada zona dinamika.com, mereka mengutarakan keluhanya, supaya walikota Batam khusunya Badan Pusat Statistik (BPS) mendata ulang warga Batam yang mana warga yang layak menerima raskin atau Rumah Tangga Sasaran (RTS). (tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here