Apa Bendera Bintang Kejora adalah Bendera Separatis Orang Papua?

0
1414

Jayapura Zonadinamika.com. Bendera bintang kejora adalah bendera separatis orang Papua. Kalimat ini selalu diungkapkan oleh semua warga Negara Indonesia yang merasa diri telah mencintai negaranya. Banyak orang Papua selalu emosi ketika mendengarkan ”Bintang Kejora disebut bendera separatis”.

Namun nama separatis ini adalah pengantar kemenangan. Saya katakana demikian karena ratusan bendera Negara yang ada di dunia ini sebelum menjadi bendera bangsa pernah mendapatkan julukan “bendera separatis”. Salah satu contohnya bendera Melayu “Sang Saka Merah Putih”.

Sebelum Indonesia Merdeka pernah mendapatkan nama bendera separatis oleh Pemerintah Kerajaan Belanda kepada kawan colonialnya melayu Indonesia. Namun sekarang “Bendera Sang Saka Merah Putih telah menjadi Bendera “Bangsa Indonesia”. Setelah indonesia mereka pada tanggal 17 agustus 1945 sejak itulah status Indonesia di dalam Kerajaan Belanda hanya tinggal sebuah sejarah.

Bintang Kejora sedang menyebut bendera separatis oleh colonial Indonesia namun nama separatis adalah nama pengantar kemenangan karena saya percaya, cepat atau lambat bendera separatis ini akan orang menyebut “bendera bengsa”. Dengan bersama itu, tokoh-tokoh separatis papua yang telah dibunuhpun akan menyebut mereka “pahlawan bangsa papua”.

Sementara Negara Indonesia yang sedang mempertahankan Papua Barat dalam Bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) adalah “hanya kepentingan sejarah dan menambahkan modal dosa Negara”. Sebab bendera separatis ini ketika orang menyebut bendera bangsa, pasti status Papua Barat di dalam Bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia hanya akan tinggal sebuah sejarah dan dosa perbuatannya.

Seperti Indonesia terjadi di dalam kekuasaan kerajaan belanda. Hal ini mau Percaya atau tidak percaya terserah, tetapi saya percaya, hal status papua baratpun akan terjadi di dalam Negara Kesatuan Republik Colonial Indonesia yang mereka cintai ini.

Satu hal yang harus di ingat oleh setiap pribadi manusia dalam mempertahankan keutuhan Negara adalah tindakan perbuatan dosa. Semangat mempertahankan keutuhan Negara selalu mengorbankan jiwa manusia yang tercipta menurut gambar Allah sendiri.

Contohnya belanda menghabiskan orang Indonesia dengan alasan mempertahan keutuhan kerajaan belanda. Contoh lain pada saman sekarang Negara Indonesia sudah, sedang menghabiskan orang papua dengan alasan mempertahan keutuhan NKRI.

Perbuatan seperti ini, banyak orang berpikir bahwa membunuh manusia dengan alasan mempertahankan keutuhan Negara bukan perbuatan dosa atau itu dosa Negara. Namun berdasarkan iman Kristen Tuhan tidak menuntut Negara di pengadilan akhirat.

Tetapi siapa dia yang melakukan perbuatan dosa, dialah akan benrtanggung jawab kehadapan Allah Bapa yang menciptakan manusia, sesuai perbuatanya. Hati-hati jangan sampai Negara memperalat kita untuk melakukan dosa di hadapan Tuhan Allah Bapa Yang Maha Kuasa.

Akhirnya dengan dosa itu jangan sampai kita tidak masuk dalam Kejaan Allah untuk menikmati kehidupan kekal.

Penulis Mudestus Musa Boma Aktivis Mahasiswa Papua Universitas Cendrawasih [UNCEN] Papua

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here