Penyuluhan Kesehatan Melalui Media Radio Olah Raga Bagi Penyandang DM

0
413

Kuala Kapuas – Zonadinamika.com. Radio Siaran Pemerintah Daerah (RSPD) Kabupaten Kapuas yang mengudara pada frekuensi 91,4 FM di Jalan DI Panjaitan Nomor 31B Kuala Kapuas, menyiarkan programnya yaitu penyuluhan dan konsultasi gratis dengan dokter. Kamis (11/02) pagi, di RSPD mendatangkan dr. Erny Indrawati yang di mana dalam acara membahas tentang olahraga bagi penyandang DM.

Dokter lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Wijaya Kusuma Surabaya mengungkapkan olah raga adalah kegiatan penting yang harus dilakukan setiap orang agar tetap sehat bagi penyandang DM olah raga sangat penting untuk dapat mengendalikan kadar gula darah disamping konsumsi obat mengatur pola makan serta mengikuti perkumpulan penyandang DM (misalnya Persadia).

Untuk mendapatkan edukasi tentang DM, hasil penelitian menunjukan bahwa olahraga fisik atau aktivitas fisik meliputi pertama meningkatkan kepekaan sel-sel tubuh terhadap insulin sehingga membantu menurunkan kadar gula darah juga kadar lemak darah, kedua menurunkan tekanan darah dan kadar kolestrol jahat darah (LDL).

Meningkatkan kadar kolestrol baik (HDL) sehingga menurunkan resiko penyakit jantung, ketiga mengontrol berat badan, keempat menurunkan resiko komplikasi penyakit DM, kelima menguatkan jantung, otot dan tulang, keenam menurunkan tingkat stres.

Jenis olah raga yang di anjurkan olah raga yang bersifat aerobik karena dapat meningkatkan kemampuan jantung dan system penafasan contohnya berjalan, jogging, sepeda statis/bersepeda, berenang, dansa, mendayung, lompat tali.

Lama ( durasi ) umumnya dimulai dari 30 menit setiap kali latihan dalam seminggu 150 menit terbagi 5 kali seminggu dengan lama latihan 30 menit, Frekuensi sebaiknya hampir setiap hari karena kendali gula darah membaik selama 12-72 jam setelah latihan, Tingkat berat ( Intensitas ) olah raga yang bersifat ringan-sedang, yaitu target frekuensi denyut nadi mencapai 60-70 pasien denyut nadi maksimal ( 220-usia ) intensitas dan durasi ditingkatkan bertahap sesuai keadaan diabetes.

Waktu latihan sisesuai dengan waktu pemberian suntikan insulin atau minum obat oral untuk menhindari latihan pada saat puncak kerja insulin, Pengawasan sebelum serta sesudah olah raga perklu diperhatikan misalnya menunda latihan apabila kadar gula lebih dari 250mg/dl atau denyut nadi sebelum olah raga meningkat lebih dari 10 kali/menit dibandingkan rata-rata denyut nadi harian menyesuaikan waktu juga dosis obat.

Beberapa tips untuk olah raga yaitu pertama saat olah raga diluar ruangan/rumah bawalah kartu identitas pakailah gelang atau tanda pengenal bahwa anda penyandang DM, kedua jika anda menggunakan onsulin bicaralah dengan dokter anda tentang penyesuain/pengurangan dosisi insulin sebelum dan sesudah latihan.

Ketiga cegahlah dehidrasi dengan minum air yang cukup, keempat bersikap realitis dalam menentukan pilihan melakukan olah raga terutama pada diabetisi dengan penyulit/komplikasi bila anda mempunyai gangguan pembuluh darah kaki hindari lari pilihlah bejalan serta gunakan sepatu khusus, kelima aktivitas fisik riingan jika anda tidak pernah latihan anda mulai dari kurangi remote control untuk alat elektronik, meyapu lantai, parkir di area yang jauh dari tujuan agar berjalan kaki, kurangi naik lift gunakan tangga, bejalan-jalan di pasar/mall dan bekebun.

Diakhir penyuluhannya dokter mengatakan bahwa di Rumah Sakit Kabupaten Kapuas setiap hari jumat pada pukul 06.00 di adakan olah raga dan edukasi bagi perkumpulan penyandang DM ( PERSADIA ) maupun juga bagi yang bukan penyandang DM tidak masalah untuk ikut berolah raga.(angga)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here