Kabid BPM-PTSP Diduga Nikmati Uang Hasil Judi dari Pengusaha Gelfer

0
965

Batam,Zonadinamika,com. Praktek perjudian dengan kedok permainan anak-anaksemakin tidak terkendali, dampak dari lemahnya pengawasan terhadap izin yang di keluarkan oleh pihak pemrintah.

Permainan anak-anak dengan jenis mesin gelper, telah di sulap menjadi ajang judi dan merusak mental para generasi penerus bangsa.

Sediktinya 303 jenis gelper di Batam , diduga menjadi ajang bisnis, saying, pejabat BPM-PTSP, dimana izin gelfer yang dikeluarkan dinas BPM-PTSP Arena permainan anak-anak, tetapi kenyatanya jadi praktek perjudian, dan luput dari penindakan, yang diduga akibat oknum pejabat turut menikmati hasil judi tersebut.

Para petugas dalam pengawasan pengoperasian mesin tersebut, agaknya hanya sebatas kunjungan tidak adanya penindakan terhadap terjadinya pelanggan, Sebagaimana di jelaskan oleh Noviandra Kabid penindakan BPM-PTSP bersama rombongan ditemuin awak media ini dilokasi gelper Dinagaya pada tanggal 17/02 jam 15:30, dan Noviandra mengaku hanya sebatas control mesian apa saja yang dioperasikan pengusaha.

Dengan dalih lengkap dengan surat tugas untuk melakun peninjauan, dan memberikan penjelasan secara rinci mengenai ketentuan , bahwa pengunjung gelfer tidak ada anak-anak, melainkan bapak/mama anak-anak. Dan coin dibatasi membeli menimal Rp 50.000 satu paket.

Bagi pengunjung gelfer beruntung, tiketnya ditukarkan ke hadiah dikasir, dan hanya berpindah lokasi hadiah tersebut ditukarkan keuang tunai,dan hadiah yang di tukarkan pada kasir.

Ditembok ada dituliskan dengan jelas dan besar, dilarang bermain judi dilokasi ini, permainan hanya ditukar dengan hadiah,
“Ditembok juga ada diumumkan bahwa permainan gelper itu ada undian berhadiah” sambil berlalu dengan alasan melanjutkan pekerjaan.

Untuk di ketahui, bahwa menurut ketentuan bahwa setiap penyelenggaraan UNDIAN (baik undian yang datangnya dari Indonesia maupun Luar Negeri sekalipun) harus mendapat izin terlebih dahulu dari Menteri Sosial RI, demikian bunyi ketentuan pasal 2 ayat 1 Peraturan Menteri SosialR.I.No. 13/Huk/2005 tentang IZIN UNDIAN., jo. Keputusan Presiden No.48 Tahun 1973 tentang Penertiban Penyelenggaraan Undian jo. Pasal 1 Undang-undang No.22 Tahun 1954 tentang UNDIAN.

Menentara itu, dari hasil investigasi disetiap area gelper, seperti di Harburbay, Tembesi Batu Aji, STC, Simpang lima, dalam aksinya untuk menarik daya pengunjung, dan pengunjung membeli coin untuk melanjutkan permainan mesin ketangkasan.

Salah seorang petugas langsung membagikan kupon Lucky Draw, yang hadiah utamanya satu unit mobil Toyota Harrier (off The Road) hadiah keduasatu unit mobil Toyota agya (off The Roa) hadiah ketiga 3 unit motor Sport Yamaha MT-25 ( off The Road).

Terkait pemberian hadia kepada para pengunjung yang di anggap sebagai pemenang dan di duga hanya sebatas pembohongan dan telah melanggar ketentuan, Komarul Zaman Kadis Sosial, saat hendak di monfirmasi tidak ada dikantor, baik melalui pesan Singkat, tidak ada tanggapan.

Demikian juga Noviandra Kabid penindakan BPM-PTSP kembali dikomfirmasi kembali melalui pesan singkat terkait izin yang dikeluarkan BPM-PTSP arena permainan anak-anak, tetapi izin tersebut disalahgunakan jadi perjudian dan undian berhadiah yang dilakukan pengusaha,tetapi Noviandra memilih membungkam. (NGL/AMJOY)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here