Sekwan DPRD Kota Batam Hianati Kesepakatan Dengan Media Online.

0
702

Batam- Zonadinamika.com, Pada hari kamis (7/1/2016) di kantor DPRD kota Batam Marzuki mengundang para awak media online untuk pembahasan anggaran Tahun 2016 hanya diakomodir 15 media untuk kerjasama pemasangan Banner dengan harga Rp.2.500.000/bulannya. Meski beberapa hal telah dibahas pada pertemuan antara pengelola media online dengan Humas dan Sekretariat Dewan,pada Kamis (7/1/2016),namun belum diputuskan media mana saja yang menurut mereka telah memenuhi standarisasi sesuai surat edaran dewan pers.

Adapun berkas/data-data yang harus di lengkapi para pengelola media online di antaranya :Surat domisili perusahaan ,NPWP perusahaan ,SIUP &TDP serta surat pengesahan dari Notaris yang menyatakan bergerak di bidang media elektronik (TV),Media Cayber (Portal Web Online).

Marzuki pada rapat pertemuan mengatakan “jumlah total 28 media online yang mengajukan penawaran kerjasama ke Sekretariat Dewan,akan diakomodir sebanyak 15 media saja.Hal ini terjadi dilatar belakangi minimnya anggaran yang dimiliki Sekretariat Dewan untuk mengakomodir media online”tuturnya.

Selama berlangsungnya upaya penjaringan seleksi data media di gedung DPRD kota Batam, di duga Marzuki melakukan kecurangan,berkompotisi dengan media lain dengan harapan anggaran setiap bulannya dapat keciprakan kepada oknum-oknum pegawai di kantor tersebut.

Dari hasil investigasi media ini di kantor DPRD kota Batam jumlah media yang diakomodir untuk pemasangan Bunner DPRD kota Batam sebanyak 25 media ,Dalam pembahasan sebelumnya sesuai kesepakatan bersama yang diakomodir sebanyak 15 media.Tetapi pada kenyataannya bertambah 10 media. Lalu bagaimana hal ini bisa terjadi ,benarkah Marzuki sekwan DPRD kota Batam melakukan pembohongan pada saat rapat (7/1/2016).

Aldi pegawai dikehumasan DPRD kota Batam menuturkan “Jumlah media online yang dinyatakan tidak lulus seleksi ada 15 media ,termasuk salah satu media online ternama di kota Batam.Ini nama-nama media tersebut ,dan semua kita berikan surat pemberitahuan secara resmi.Kalaupun ada penambahan media berikutnya itu bukan urusan saya lagi ,silahkan di konfirmasi kepada Sekwan pak Marzuki ,jelasnya.

Kuat dugaan Marzuki Sekwan DPRD kota Batam dengan sengaja meyediakan cadangan kepada 10 media yang disinyalir selama ini melakukan pungutan setiap bulannya,pada saat media melakukan penagihan uang Bunner.Patut ditelusuri berapakah uang anggaran untuk publikasi tahun 2016 di kantor DPRD kota Batam ? SS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here