Memalukan, Staf Kantor Veteran Atambua Belu Membentak Wartawan Tanpa Gunakan Etika

0
1191

Atambua, NTT – Zonadinamika.com, Pegawai / Staf Lembaga Veteran Republik Indonesia (LVRI) Atambua, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur secara kasar membentak wartawan zonadinamika.com yang sementara menjalankan tugas liputan pada Selasa (08/03/16) di Kantor Veteran Atambua Km 16 Jurusan Kupang.

Kejadian tersebut berawal ketika wartawan media ini meliput kegiatan di Kantor Veteran Atambua dengan meminta ijin untuk bertemu Kepala Koordinator Veteran Belu Stefanus Atok Bau untuk diwawancarai, setelah itu Stef Atok meminta wartawan untuk menggunakan laptop guna print surat penting yang sudah disepakati bersama.

Selang beberapa menit kemudian datanglah operator / staf veteran yang tanpa banyak tanya langsung memarahi wartawan dengan alasan tidak meminta ijin, padahal wartawan sudah mendapat ijin resmi dari Kepala Veteran.

“Hei kalian, siapa yang suruh kalian gunakan laptop itu, atas ijin siapa? Rekomendasi dari siapa? Perintah siapa? Sekarang tutup laptop itu !!! Jangan pegang sembarang, Tutup sekarang !!, Kata Operator Veteran itu dengan membentak dan bernada kasar sambil menunjuk-nunjuk ke arah wartawan.

Setelah itu, kepala Veteran yang mendengar perkataan anak buahnya yang marah-marah tersebut langsung mengambil sikap untuk menetralkan situasi dengan berkata : “saya yang kasih ijin, Kenapa kamu marah wartawan,” Cetus stef atok. Namun staf veteran itu juga malah marah dan menjawab kepala veteran dengan nada kasar juga.

“Kenapa kamu berikan laptop itu, harus ijin saya dulu, tidak bisa ini,” Katanya dengan sombong. Kepala Veteran yang mendengar jawaban tersebut langsung menyuruh stafnya keluar dan meminta maaf untuk wartawan yang telah dibentak oleh stafnya.

Wartawan media ini juga menyampaikan agar kepala veteran harus membina stafnya dengan baik dan benar, jangan sekali-kali meremehkan wartawan, sebab wartawan punya tugas mulia dan dilarang untuk berbicara kasar kepada media, apalagi membentak secara kasar.

Pelajaran etika juga harus diberikan untuk staf veteran Kabupaten Belu untuk tidak lagi mengulangi perbuatan mereka, sebab dalam bekerja wartawan dilindungi oleh undang-undang pers nomor 40 tahun 1999.

Bagi staf veteran Belu harus diberikan pembinaan mental, etika dan tata krama agar dalam menghadapi mitra apalagi pers jangan menggunakan kata-kata etis yang sangat bertentangan dengan norma yang berlaku di masyarakat. (Nf).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here