Pusat Litbang Perumahan dan Pemukiman Kementerian PUPR, Latih Desain Sistem Rumah Instan Sehat Sederhana di Belu

0
572

Atambua-Belu, NTT – Zonadinamika.com, Balai Pusat Litbang Perumahan dan Pemukinan dari Kementerian PUPR melatih Para Pekerja Bangunan (Tukang) dan Kontraktor untuk menerapkan Teknologi terbaru dalam mendesain Sistem Rumah Instan Sehat Sederhana yang baik dan berkualitas.

Pelatihan yang berlangsung selama tiga hari dari tanggal 15 s/d 18 Maret 2016 tersebut bertujuan untuk melatih keterampilan para pekerja bangunan (Tukang) dan Kontraktor agar tidak hanya membangun tetapi harus memperhatikan kualitas dari bangunan tersebut dengan menggunakan teknologi terbaru hasil penelitian dari Pusat Litbang Perumahan dan Pemukiman Kementerian PUPR di Bandung.

Joni Subrata Kepala Balai Perumahan dan Lingkungan mengatakan bahwa konsep pembangunan Insfrastruktur Rumah Instan Sehat Sederhana ini merupakan wujud dari Program Pemerintah yang disampaikan oleh Presiden Joko Widodo yakni membangun dari pinggiran termasuk di Kawasan Perbatasan seperti Kabupaten Belu yang perlu ditata dengan baik dengan memperhatikan kualitas dari bangunan tersebut.

“sesuai dengan Program Pemerintah Saya pikir bahwa pemerintah pusat khususnya bapak Jokowi mengatakan bahwa pembangunan harus dari pinggir termasuk di kawasan perbatasan, oleh karena itu, saya pikir belu ini sudah dibangun sesuai dengan kebutuhan dalam artian kualitasnya harus lebih baik,” Kata Joni, Selasa 15/03/16 kepada zonadinamika.com di Aula Hotel Nusantara II Atambua.

Menurut Joni bahwa pelatihan ini menjadi bagian dari proses membangun daerah perbatasan khususnya Kabupaten Belu untuk mempunyai infrastruktur yang baik dan berkualitas dengan menggunakan teknologi hasil Penelitian dari Pusat Litbang di Bandung.

“jadi penekanan pak presiden jokowi bahwa membangun di perbatasan dengan memanfaatkan IPTEK, yang termasuk teknologi-teknologi hasil penelitian dari pusat litbang perumahan dan pemukiman kementerian PU-PM, oleh karena itu ini pelatihan ini saya pikir menjadi bagian dari proses membangun Belu untuk bisa lebih baik mempunyai infrastruktur yang baik dan berkualitas, jadi tidak hanya membangun tapi kualitas perlu ditekankan juga,” Jelasnya.

Lanjut Subrata bahwa Pelatihan ini tidak hanya teori yang didapat tetapi praktek lapangan juga akan dilakukan agar para tukang (pekerja bangunan) di Belu benar-benar tahu cara menggunakan teknologi agar mutu / kualitas dari bangunan tetap baik.

“jadi praktek lapangan ini merupakan bagian dari pelatihan yang mana mungkin khususnya untuk tukang itu lebih baik praktek, jadi kita perlukan praktek tidak hanya teori , apa yang diajarkan di kelas itu benar-benar dia tahu dilapangannya seperti apa, bagaimana menggunakannya (teknologi) bagaimana melakukan percetakannya, kemudian bagaimana menjaga kualitas/mutunya, Jadi saya pikir, bahwa praktek merupakan bagian yang penting juga didalam suatu pelatihan,” Seru Joni. (Yulianus Feka).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here