Kasus Korupsi Milyaran Mengendap di Kejari Gunungsitoli

0
973

GUNUNGSITOLI.Zonadinamika.com, Masyarakat kepulauan Nias khususnya kota Gunungsitoli merasa kecewa kepada oknum oknum penegak hukum, khususnya pada kasus pidana khusus dimana beberapa Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang ada di kota Gunungsitoli telah melaporkan beberapa indikasi praktek tindak pidan korupsi di Kejaksaan Negeri Gunungsitoli.

Hal ini diungkapkan oleh Wakil Ketua DPD LSM Gempita Kep. Nias bung Nimar Gea pada saat pertemuan dengan awak media di Sekretariat DPD LSM Gempita kep. Nias jalan baluse Gunungsitoli Tabaloho, Senin 28/03/16 pukul 15.00 wib.

Lebih jelas duungkapkan oleh bung Nimar Gea jika DPD LSM GEMPITA Kepulauan Nias memiliki beberapa temuan yang telah dilaporkan di Kejari Gunungsitoli, hingga saat ini masih belum ada satu pun laporan DPD LSM GEMPITA yang terproses dan tidak jelas titik terangnya.

Dari beberapa temuan tersebut perlu kami jelaskan jika kasus dugaan tindak pidana korupsi yang sekarang sudah membeku di Kejari Gunungsitoli bernilai miliyaran rupiah, beberapa SKPD di Kab/ Kota yang ada di Pulau Nias diantaranya di dinas PU kota Gunungsitoli, dinas PU Kabupaten Nias Utara, dan bahkan ada penyelewangan atau penyalah gunaan dana ADD pun disalah satu desa telah kami laporkan di Kejaksaan Negeri Gunungsitoli. Demikian juga masih terdapat beberapa laporan kami sejak tahun 2015 yang masih belum mendapatkan kepoastian hukum, kata bung Nimar Gea sambil tertawa kesal.

Bung Nimar Gea lagi mengatakan “menurut saya, kalau seperti ini kinerja Kejaksaan Negeri Gunungsitoli, disetiap dipertanyakan selalu mengatakan sedang dalam proses. Lapran tersebut antara lain Pada pekerjaan pembangunan jalan di desa Simanaere km 14 menuju desa tulumbaho kecamatan Gunungsitoli Idanoi, yang dikerjakan oleh dinas PU kota Gunungsitoli dan dipihak ketigakan kepada rekanan/kontraktor, telah kami temukan indikasi kerugian negara, dan telah kami laporkan di Kejaksaan negeri Gunungsitoli.

Hingga saat ini belum ada tindak lanjut dari penegak hukum. Bahkan yang kami lihat dilapangan, oknum rekanan melakukan penambalan/penyisipan di setiap jalan yang rusak pada pekerjaan LAPEN tersebut. Alasan mereka, karna masih ada tempo waktu pemeliharaan. Hal ini telah kami laporkan di Kejaksaan negeri Gunungsitoli sebagai bahan tambahan bagi mereka untuk proses hukum. Karena menurut saya, ini salah satu langkah menghilangkan bukti-bukti laporan kami di Kejaksaan negeri Gunungsitoli.”

“sikap darin kejaksaan ini terkesan memberikan ruang terhadap para perampok uang rakyat untuk dapat menghilangkan barang bukti dengan memperlambat proses ini, dan sikap Kejari Gunungsitoli ini jelas sangat bertentangan dengan Instruksi Presiden Republik Indonesia No. 5 Tahun 2004 tentang Percepatan Pemberantasan Korupsi.

Lanjut bung Nimar Gea menyikapi hal tersebut dalam waktu dekat ini kami dari DPD LSM GEMPITA kepulauan Nias, dan beberapa LSM, ORMAS, OKP lain siap! Secara bersama-sama turun dijalan melakukan aksi damai di Kejaksaan negeri Gunungsitoli, untuk mempertanyakan tindak lanjut dari beberapa laporan kami yang telah kami laporkan di Kejaksaan negeri Gunungsitoli tandas bung Nimar Gea mengakhiri. (RED)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here