Kapala BC Pelabuhan Domestik Sekung Dikomfirmasi, Wartawan Dihadang Reporter

0
576

BATAM, Zondinamika.com. Dengan pemberitaan zonadinamika sebelumnya tanggal 25 maret, tekait penyeludupan barang illegal antara lain : Rokok dan Minuman keras (mikol) tanpa pita bea& cukai yang di di bungkus dalam kotak kardus maupun koper sepertinya sudah lama terbiarkan berjalan dengan lancar oleh petugas intansi yang jaga.dipelabuhan domestic Sekupang.

Sesuai dengan fakta penelusuran tim zona dinamika.com/AMJOI, petugas intansi dipelabuhan Domestik Sekupang saling sikut menyikut dan saling lempar tanggung jawab, yang semestinya, petugas BC, petugas Syabandar, Polisi KKP, TNI AL dan Satuan Kerja (SAKER) mestinya kerjasama menjalankan porsi tugas masing masing dan saling mempertanggungjawabkan tugas yang harus dipertanggung jawabkan.

Dengan pantauan tim Zona Dinamika.com/AMJOI dipelabuhan beton sekupang pada hari Sabtu tanggal 26 maret. Petugas yang jaga dipelabuhan sempat kewalahan dan ribut dengan beberapa orang pedagang yang mau berangkat tujuan ke belawan, petugas polisi yang jaga dan petugas PELNI sempat mebuang barang barang pedagang dari tangga kapal kebawah sangkin kesalnya petugas terhadap pedagang.

Dengan pengakuan pedagang berinisial BB terhadap Tim zona dinamika/AMJOI “bagai mana kita tidak kesal dengan petugas pelabuhan ini bang, saya hanya bawa barang sedikit ini saja tidak diperbolehkan, (sambil menunjukkan beberapa kardus kecil tanpa memberitahukan apa isinya) padahal banyak pedagang lain lewat dengan santai tanpa ada pemeriksaan, petugas ini pilih buluh, makanya kita kesal melihatnya, kalau memang mau menertibkan jangan pilih kasih.

Jelas BB dengan kesal Demikian juga pengakuan pedagang BN, saya tidak akan mudur dengan petugas ini, saya akan maju terus, mengapa barang saya hanya beberapa karung tidak diperbolehkan naik, padahal pedagang yang lain mengapa bisa diperbolehkan naik, tadi polisi ada menangkap rokok, tapi nyatanya barangya lewat juga masuk, hanya sebagian yang ditangkap, padahal barangnya lewat dari pintu belakang yang lengkap dijaga pegawai BC, kalau seperti ini petugas siapa yang tidak dongkol bang, apakah karena besar setoranya sehingga mereka bisa dengan aman masuk jelas BN dengan kecewa.

Petugas polisi yang jaga dipelabuhan saat dikomfirmasi dalam mobil PATROLI yang mau keluar buru-buru meninggalkan pelabuhan mengatakan terkait penangkapan rokok, “kami polisi hanya menangkap saja, dan kami sudah serahkan kepada BC, silahkan komfirmasi pihak BC saja kata polisi sambil menjalankan mobilnya dan tanpa mau menyebutkan siapa namanya dan apa pangkatnya.

Zulkarnain kepala pos BC pelabuhan beton sekupang menjelaskan saat dikomfirmasi tim zona dinamika.com/AMJOI diruang kerjanya pada tanggal 26 maret, “ sekarang kami (BC) tidak ada kemampuan lagi memeriksa barang barang yang tidak lengkap dokumen, dikarenakan terbatasnya petugas yang jaga, barang barang itu masuknya dari KPLP, sekarang kapal keludnya sudah ditunggu dipelabuhan Belawan, tadi ada kita vidiokan barang jenis bawang dan MIKOL vidionya sudah kita kirimkan ke BC Belawan, dan sekarang saya sudah dipanggil pak Slamet KP2, mau membuat laporan kronologis kejadian sebenarnya.

Memang tadi pihak Polisi KKP ada menangkap rokok, pak Jon yang menyerahkan kepada kita, tetapi tidak banyak hanya 5 slop, ini juga saya mau bawa rokoknya kekantor buat laporan ke pak Slamet, jadi masalah yang tidak bisa kami tangani kami laporkan ke atasan, termasuk laporan MIKOL dan bawang ini saya mau buat laporan dan saya sudah ditunggu.

Tim media ini minta izin kepada Zulkarnaen untuk mengambil photonya, “ bapak jangan ambil photo saya, bapak mau berkawan atau mau panjang ? Sory pak saya mau buat laporan dulu kekantor, saran saya kalau mau berkawan, hari selasa tanggal 29/03 datang saja kekantor temuin pak Slamet, saya sudah telpon dan bapak ditunggu pak Slamet. Jelas Zulkarnaein berdalih.

Tim zona dinamika menemuin Slamet KP2 BC di Batu Ampar, tetapi sangat disayangkan, bahwa janji Slamet menunggu Tim media ini disepelekan, awak media ini menghubungi telpon genggamya, “ maaf ini siapa? Kalau kamu mau datang telpon dulu, sekarang kamu sudah dimana ?kalau kamu sekarang sudah di BC maaf saya ngk bisa ketemu, tapi kalau kamu mau kepunggur, datang saja kepunggur, masalah yang terjadi dipelabuhan beton sekupang, saya akan Tanya dulu anak buah saya, benar tidak seperti itu permasalahanya. Tutur Slamet dengan sepele dibalik telpon.

Tim zona dinamika.com/AMJOI kembali kepelabuhan domestic sekupang tanggal 01/03 mau komfirmasi terhadap Komaruddin Ka.Sabandar, tapi sangat disayangkan Komaruddin tidak ada diruang kerjanya, ditelpon ke telpon genggamnya tidak diangkat, dan SMS tidak dibalas.

Dan Tim media ini ketemu dengan Deni Ka. SAKER, Deni menjelaskan, “ semuanya sudah mulai menjerit pak, mulai bapak datang pertama pintu belakang sudah saya tutup rapat, saya tidak mau lagi buka pintu terkecuali pihak BC meminta apa bila ada masuk barang seperti ikan, udang, daging, itukan basah, apa lagi ini dekat musolah kan bau, terpaksa dibuat lewat belakang, saya kecewa, orang yang berbuat, kok saya yang dipojokkan”. Tutur Deni dengan kesal.

Tim zona dinamika.com/AMJOI menemuin Zainuddin kapala pos BC pelabuhan Domestik Sekupang di pos jaga, ‘ Saya memang kepala Pos disini, memang tanggung jawab memeriksa barang itu adalah BC, tapi maaf kalau mau komfirmasi langsung saja temuin bapak Emi humas BC, kita sudah diperintahkan, kalau ada media yang mau komfirmasi supaya diarahkan ke humas, dan Zainuddin keluar sebentar meninggalkan Tim media ini. Dan satu orang tamu Zainuddin sendiri.

Menunggu Zainuddin datang, Tim media ini bertanya kepada tamu tersebut yang bernama Bu Tiah, mengaku kepada Tim media ini, bahwa Bu Tiah mengirim barang dari pelabuahan domestic sekupang tujuan ke Dumai, BC Dumai menangkap barang bu Tiah, saya tidak tau apa penyebabnya makanya saya mau menayakan pak Komaruddin. Jelas Tiah sambil grogi.

Hanya berapa menit Tim media ini ditinggalkan oleh Zainuddin, rombongan Porter pelabuhan domestic sekupang sudah datang menghadang Tim media ini sambil teriak – teriak, mana wartawan itu, pukulin saja wartawan itu, dimana penyeludupnya, kamu sudah mengganggu kinerja kami, gara gara beritamu pintu belakang jadi ditutup, kami tidak mau mendengarkan penjelasan mu, sekarang kelian keluar dari pelabuhan ini, teriak Porter tanpa ada satu orang pun kelihatan petugas pelabuhan selain dari pada Deni Ka.SAKER.

Tim Zona Dinamika./AMJOI telpon salah satu petugas pelabuhan namanya tidak mau dipublikasika mau komfirmasi terkait kejadian porter mau menyerang TIM media ini, “ saya kaget lihat porter rame rame menghadang bapak berdua, dan saya jelas melihat ada dua kotak barang warna hitam pas bapak tadi berbicara sama Zainuddin di pos BC, jujur saya bicara pak, saya melarang mereka jangan ada yang main hakim sendiri, saya katakana bahwa pelabuhan ini rumah saya, jadi jangan ada yang main hakim sendiri. Mestinya porter mencari dimana Zainuddin dan Komaruddin.

Saya tadi melihat bapak bicara dengan Zainuddin, tetapi sampai sekarang Zainuddin tidak kelihatan, nanti akan saya tanyakan, mestinya mereka menemuin bapak, tetapi sekarang ada masalah dimana mereka, juga polisi keamanan KKP sebagai keamanan kok tidak kelihatan,mestinya sebagai keamanan mereka harus ada disana.
Saya heran dan curiga, kenapa bapak berbincang bincang dengan Zainuddin, dan Zainuddin keluar sebentar kedepan dan bapak langsung dihadang oleh Porter, dan Zainuddin sampai sekarang tidak kelihatan, dan tiba tiba Komaruddin langsung muncul, ternyata Kpmaruddin muncul dari konter tiket lewat pintu belakang.

Jujur saya katakana pak, saya sangat mendukung kalau bapak telusuri terus masalah ini ulah siapa, kalau berani berbuat harus berani bertanggung jawab, mereka yang berbuat tetapi mereka memojokkan orang lain. Jelas salah seorang petugas pelabuhan domestic sekupang dengan kesal terhadap petugas tak bertanggung jawab.

Slamat KP2 BC Batu Ampar saat dikomfimasi Tim zona dinamika.com melalui telpon genggamya pada tanggal 31/03 menjelaskan, pak Zainuddin sudah menayakan komaruddin, Ka.Syabandar Domestik pelabuhan Sekupang, tetapi Komaruddin tidak ada mengakui kalau komaruddin menyuruh bapak komfirmasi ke pihak BC.Terkait kegiatan yang ada di pelabuhan.Pekerjaan inikan kegiatan dipelabuhan, mungkin ada sekali sekali minta tolong dari pertemanan, mungkin itu ditolong, tetapi tidak sering.

Saran saya kepada bapak, coba komfirmasi yang punya barang, kepada siapa yang punya barang minta tolong, dan ada ngak pihak yang punya barang mengasih duit terhadap yang memberikan pertolongan.Kalau bapak komfirmasi kepetugas BC, tidak mungkin ada yang mengaku.Kalau bapak sempat dihadang porter mau dipukuli dan bapak merasa itu suruhan Zainuddin, itu hanya perasaan bapak saja, bapak wartawan jadi tulisan bapak itu membuat intansi jadi salah paham, jadi kalau itu terjadi kepada bapak, itu sudah menjadi resiko pekerjaan bapak.

Jadi saran saya kepada bapak, apa yang terjadi bapak lihat dan bapak ketahui, silahkan tulis, nanti kita akan koreksi, kalau memang ada yang salah kita akan memberikan sangsi terhadap yang bersangkutan. Memang benar, setiap apa yang terjadi dikantor BC, yang berhak memberikan komfirmasi terhadap media saya sebagai humas, jadi bukan sembarangan kasi stekmen terhadap publik, itu ada aturanya karena ada informasi yang boleh di informasikan terhadap public, ada informasi yang tidak boleh di informasikan, karena itu rahasia Negara. Jadi terimakasih atas pemberitaan bapak dan kritikanya, semoga kami kedepan akan mengevaluasi kinerja kami, dan meningkatkan kualitas kinerja kami.

Dengan kejadian pemberitaan zona dinamika.com dipelabuhan domestic sekupang, pihak intansi batam dan Polda kepri sudah seharusnya mengcoscek kegiatan dipelabuhan domestic dan pelabuhan beton sekupang, dan menambah petugas jaga di lokasi pelabuhan. NGL/AMJOI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here