Perlu Ada PERDA Untuk Mengatur Peredaran Minuman Keras di Belu

0
711

ATAMBUA, NTT-Zonadinamika.com, Permasalahan Minuman Keras (Miras) Oplosan yang akhir-akhir ini tengah diperbincangkan oleh masyarakat akibat banyaknya korban yang meninggal karena mengkonsumsi minuman keras, melihat hal ini, DPRD Belu menyikapi dengan meminta agar semua pihak terkait untuk bersama mengawasi peredaran miras oplosan ini.

Wakil ketua I DPRD Belu, Beni J. Hale mengatakan bahwa persoalan minuman keras ini harus menjadi tanggungjawab semua pihak untuk secara bersama memberi dukungan dan melakukan pencegahan beredarnya miras oplosan yang selama ini meresahkan masyarakat.

“Kita perlu dukungan semua pihak, harus cegah peredaran miras oplosan ini,” Kata Beny J. Hale, Rabu (20/04/16).

Beni juga menyampaikan bahwa harus diadakan operasi rutin terhadap tempat-tempat penjualan minuman keras untuk mengantisipasi adanya produk berbahaya, dan kepada masyarakat yang mengetahui adanya penjualan Miras agar dapat melaporkan ke Pihak berwenang untuk segera menanggulangi maraknya penjualan minuman oplosan ini.

Selain itu, Beni juga meminta Pemerintah untuk segera membuat Peraturan Daerah Tentang Minuman Keras agar bisa mengatur peredaran Miras, mengingat Belu sebagai wilayah perbatasan dengan Timor Leste yang rentan terhadap keluar masuknya barang ilegal khususnya minuman keras.
“Perda juga harus dibutuhkan untuk mengatur peredaran miras, sebab Belu adalah wilayah batas,” Sebut Beny.

Selain Pemerintah Daerah, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) juga diminta agar ikut berperan aktif dan menjadi ujung tombak pengawasan minuman keras di Belu.

“Badan POM juga harus terlibat dengan
Uji laboratorium terhadap jenis-jenis miras yang masuk tanpa ijin, ada juga
Misalnya tuak putih apakah terjamin atau tidak untuk dikonsumsi. ” Ungkap Beni.

Wakil Ketua I DPRD Belu ini juga berharap agar pihak penegak hukum dapat secara rutin melakukan pengawasan agar kegiatan penjualan Miras ini tidak berjalan lagi.

“Pihak keamanan juga harus selalu mengawasi sehingga tidak memberi peluang untuk penjual Miras mereka melakukan kegiatan mereka lagi,” Pungkasnya. (Nus F).