Mantan Kepala Desa Tempellemahbang, Sukses Geluti Usaha Chip Mocaf

0
903
BLORA –Zonadinamika.com. Singkong, oleh sebagian besar petani masih dijual secara mentah, meski harganya terkadang harus menyesuaikan harga dari tengkulak. Dengan kondisi seperti itu, petani terkadang hanya mendapatkan nilai ekonomi yang pas-pasan.
Di tangan Kasbi, Mantan Kepala Desa Tempellemahbang, Kecamatan Jepon, Blora, singkong kemudian dicoba dijual tidak hanya dalam bentuk mentah, namun dibuat chip mocaf yang nantinya akan dibuat tepung mocaf alias modified cassava flour .
Chip adalah potongan singkong mentah yang dikeringkan. Chip tersebut bisa diolah lagi, antara lain menjadi tepung mocaf, dan kulitnya juga bisa dimanfaatkan sebagai pakan ternak,. Dengan cara ini, singkong memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi.
Berkat usahanya ini, Kasbi sukses mengumpulkan pundi-pundi rupiah. Tak hanya itu, dirinya juga bisa memberdayakan masyarakat di sekitarnya.
Usaha ini, sudah dilakoni Kasbi sejak empat tahun lalu. Dirinya, berpikir jika melimpahnya singkong di Blora, bisa lebih bermanfaat jika hanya sekadar dijual mentah. Kemudian, munculah ide untuk membuat chip singkong.
“Waktu itu, saya melihat banyak tanaman singkong yang terdapat di Blora. Namun, pemanfaatannya dinilai belum maksimal. Dari situ saya mulai berpikir tentang manfaat lain singkong,” ungkapnya.
Menurut mantan Kepala Desa Tempellemahbang ini, untuk pembuatan chip mocaf tersebut,tidaklah terlalu sulit, pembuatan dimulai dari pengupasan singkong, pencucian, perajangan, fermentasi, pengaraman dan kemudian penjemuran, dalam menjalankan usahanya ini  dirinya biasa dibantu beberapa warga setempat sebagai tenaga pengupas singkong. Saat singkong sedang ramai, biasanya waktu musim kemarau, dirinya biasa dibantu sekitar 100 orang. Namun, saat musim hujan, dirinya hanya dibantu lebih kurang 50 orang.
Kasbi mengaku dirinya sudah sangat bersyukur mampu mengajak masyarakat setempat untuk bekerja. “Alhamdulilah, usaha ini bisa sedikit mengurangai pengangguran,” katanya.
Kasbi juga mengatakan, bahwa Usaha chip mocaf  miliknya juga sering didatangi dari berbagai daerah, seperti Jawa Tengah sendiri, Jawa Timur,  Bahkan belum lama ini ia kedatangan tamu dari Sulawesi Tenggara, yang tujuannya tidak lain adalah untuk belajar bagaimana cara pembuatan chip mocaf yang baik.
Ia juga berharap pemerintah Kabupaten Blora bisa ikut membantu mendukung usahanya ini, sehingga kedepan kota Blora bisa sebagai penghasil Chip Mocaf terbesar di Jawa Tengah.  “ Saat ini di Kabupaten Blora sudah mulai banyak yang menjalankan usaha pembuatan chip mocaf ini, untuk itu pemerintah bisa membantu mendukung usaha ini, agar para pelaku usaha bisa berjalan dengan lancar”. Ungkap Kasbi.(AG)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here