PASMEKER : ”Ibarat Tikus Mati di Lumpung Padi”

0
699

KARAWANG-Zonadinamika.com.Dilandasi pemikiran dan kesadaran bahwa salah satu masalah berat yang dihadapi oleh bangsa Indonesia dewasa ini adalah problem Ketenagakerjaan, sebagai akibat dari berkurangnya kesempatan kerja yang disebabkan oleh berbagai macam krisis, maka kami PAGUYUBAN SUSAH MENCARI KERJA tahun 2016 telah membuka sebuah perkumpulan dalam bentuk paguyuban yang terdiri dari berbagai kalangan dan bermacam profesi yang bertujuan untuk menghimpun dan memudahkan serta menjembatani para pencari kerja yang berusia antara 18 s/d 40 tahun,  khususnya di wilayah Kabupaten Karawang yang bertujuan untuk membantu pemerintah dalam program mengurangi tingkat pengangguran di usia produktif dan mempunyai kemampuan akan tetapi kesulitan untuk mencari akses pekerjaan diwilayah Kabupaten Karawang pada Khususnya.

 

Demikian di jelaskan oleh Dudung Ridwan Ketua Paguyuban Susah Mencari Kerja, seraya menambahkan, Tingginya angka pengangguran di Kabupaten Karawang menjadi sorotan serius dari berbagai pihak. Angka Pengangguran membengkak setiap kali memasuki tahun ajaran baru. Ribuan calon tenaga kerja yang baru lulus SMU / SMK ,tersajikan sebagai calon-calon Pengangguran baru ,Kendati angka Formal yang tercatat tahun 2016 jumlah pengangguran di Kabupaten Karawang berjumlah 114.000 Pelamar Kerja di tambah 28.000 Siswa/Siswi SMU/SMK  yang Lulus Tahun 2016.

 

Dikatakan Dudung, Padahal Perusahaan yang terdaftar di Disnakertrans sebanyak 1.600 Perusahaan yang tersebar di beberapa kawasan yang ada di Kabupaten Karawang ,Ibarat Tikus mati dilumbung Padi. Seperti itulah gambaran yang terjadi. Ribuan perusahaan yang dikemas dalam berbagai kawasan industry mengembangkan investasinya di Kabupaten Karawang.Hampir semua bidang usaha ada dikawasan tersebut , yang semestinya dapat menjadi solusi penyerapan tenaga kerja dan mengurangi angka pengangguran di Kabupaten Karawang.

 

Tetapi yang terjadi tidak seperti itu, kehadiran ribuan perusahaan ternyata tidak membawa perubahan apa-apa. Ratusan pelamar keluar masuk perusahaan untuk memastikan dan mendapatkan kesempatan bekerja.

 

Hal yang paling menyedihkan, ternyata pemerintah Karawang sendiri seolah tidak berdaya terhadap persoalan ini. Bahkan hanya menjadi penonton ketika kabupaten lain seakan berlomba-lomba mengirimkan tenaga-tenaga kerjanya hanya untuk merasakan nikmatnya kawasan industri yang ada di Karawang.paparnya

 

Prinsip-prinsip PAGUYUBAN SUSAH MENCARI KERJA diarahkan pada usaha sebagai berikut :

 

  1. Mengurangi tingkat penganguran di usia produktif.
  2. Meningkatkan kualitas dan pengembangan sumber daya Tenaga Kerja yang inovatif, produktif, dan profesional Meningkatkan kualitas dan pengembangan sumber daya Tenaga Kerja yang inovatif, produktif, dan profesional.
  3. Pelayanan yang baik kepada pencari kerja untuk memperoleh pekerjaan yang sesuai dengan ketrampilan dan keahliannya, serta pelayanan terhadap pengguna jasa untuk mendapatkan Tenaga Kerja yang dibutuhkan.
  4. Pengelolaan pelaksanaan penempatan Tenaga Kerja secara profesional, efisien dan nyata-nyata memberikan margin profit.
  5. Memenuhi tanggung jawab dan fungsi perlindungan untuk pencari kerja, menjaga harkat dan martabat pekerja, serta nama baik dan kredibilitas paguyuban.
  6. Menjadi mitra yang handal dan bertanggung jawab terhadap setiap aspek permintaan tenaga kerja yang di butuhkan oleh Perusahaan melalui Pelayanan 1 (satu) Pintu Disnakertrans kepada PAGUYUBAN SUSAH MENCARI KERJA.

 

Pelatihan juga merupakan kegiatan Kami sebagai penunjang dari pelaksanaan program pengelolaan Tenaga Kerja. Keberhasilan program pelatihan akan meningkatkan motivasi kerja, fisik, mental, disiplin kerja, produktifitas kerja, dan ketenangan kerja.

 

Di samping itu, kami juga telah bekerja sama dengan Balai Latihan Kerja ( BLK ) setempat di wilayah Kabupaten Karawang, dalam hal Pelatihan Calon Tenaga Kerja .

Office Jl Surotokunto KM 6 Karawang 41371 e_mail paguyaban2016@yahoo.com

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here