Lagi – Lagi Proyek DPUBMP Kota Surabaya Menelan Kecelakaan

0
585

SURABAYA – Zonadinamika.com. Proyek saluran Jalan Donorejo Wetan ‘makan’ korban. Pengendara yang menaiki motor Honda Vario benopol. L 6856 TD ini dari arah selatan menuju ke Jalan Tambak Laban, saat itu korban membawa kendaraan sendiri tanpa berboncengan bersama temannya yang juga membawa kendaraan sendiri tepat diposisi belokan (depan TK. Handayani Putra, red) ada batu besar ditengah jalan.

Korban dijalur sebelah kanan hendak menghindari batu besar itu, tak tahunya ada lubang bekas galian tanah. Korban pun terperosok masuk didalam lubang samping pekerjaan cor setempat.

Kemudian warga berkerumun berdatangan untuk membantu korban yang terjatuh dalam lubang tersebut. Setelah itu korban diantar ke RSUD dr. Moh. Soewandhie oleh warga setempat. Hingga saat ini keadaan korban belum diketahui perkembangannya.

“Pagi tadi mas, kecelakaan terjadi. Kurang tahu apa penyebabnya? Tiba-tiba pengendara itu masuk dalam lubang”, ucap Widodo, Ketua RT 1 Jl. Tambak Laban, Minggu (30/10) Siang.

Ia menambahkan kecelakaan tersebut terjadi karena kelalaian. “kalau menurut saya mungkin karena pekerja proyek yang lalai untuk mengurug lubang tersebut atau mungkin bisa saja pengendara (korban) yang teledor sambil berbincang dengan temannya”, jelas Widodo.

Dari pantauan ZD, tempat kejadian perkara (TKP) yang menyebabkan kecelakaan, lubang tersebut sudah diurug dengan sirtu setelah terjadi kecelakaan. Ketika investigasi dilapangan, tidak adanya papan nama proyek. Padahal dalam pekerjaan pemerintah sudah tertuang dalam UU Keterbukaan Informasi Publik bawasannya masyarakat berhak mengetahui pekerjaan tersebut darimana, berapa anggaran yang diperuntukan, siapa kuasa pengguna anggaran?. Seharusnya papan nama proyek terpasang di area pekerjaan.

Berdasar informasi yang dihimpun, Pelaksana Kontraktor pernah ditegur dari Pihak Kecamatan Simokerto terkait papan nama proyek. Saat itu Pihak Kecamatan Simokerto menanyakan mas ada papan nama proyeknya? Lantas, Arip dari Pihak Kontraktor menjawab ada Pak tapi belum kami pasang masih dibawah.

Kemudian Pihak Kecamatan Simokerto menayakan kembali, apa nama kontraktornya? Arip pun lekas menjawab CV. Arga Inti Persada. Hingga saat ini pekerjaan yang sudah dikerjakan 50% masih belum terpasang papan nama proyek. Saat ZD konfirmasi lewat Short Message Service (SMS) kepada Kepala Bidang Pengujian, Pengawasan dan Pengendalian. RIDLO NOOR WAHAB, ST, M.K3. belum ada tanggapan. (dms)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here