Tower BTS Bermunculan, Penegak Perda Sidoarjo Kehilangan Taring

0
504

SIDOARJO-Zonadinamika.com. Kabupaten Sidoarjo terancam menjadi hutan Tower BTS (Base Transciever Station), selain mengganggu pemandangan juga membahayakan warga sekitar.

Seperti dua Tower BTS yang berdiri di atas bangunan rumah warga RT-08, RW 02, Jenggolo ll, Desa Pucang, Kec Sidoarjo ini, di duga bodong, alias tak berizin. Selain itu jarak antar tower juga terlalu dekat sekitar 6 meter.

Di ketahui dari pemilik lahan, tower BTS yang baru berdiri dan beroperasi tiga bulan ini milik Smartfren, selain tidak memperhitungkan pondasi pada bangunan, juga tidak memperhitungkan kecepatan angin, lebih lagi terkait keamanan anak tangga, yang begitu mudahnya di jangkau.

Heri salah satu Lembaga Swadaya Masyarakat Sidoarjo, menuding adanya konspirasi kontraktor tower dengan pihak pemerintah terkait,” pastinya ada pelicin untuk kelancaran mendirikan tower bts, yang saya duga tidak semua tower memiliki izin lengkap di pemerintahan Kabupaten Sidoarjo,” ujar Heri.

Lebih lanjut, Heri menambahkan,” tak memiliki izin sama halnya kemplang pajak, dan itu merugikan pemasukan Kas Daerah, sepertinya petugas penegak perda Kabupaten Sidoarjo ini kehilangan taring, yang hanya berani membongkar lapak kaki lima,” terangnya.(dra)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here