Heboh, Terkait Kedes Bilahhilir Kumpul Dana Pengaman Kegiatan Dana Desa Dekati Kebenaran

0
397

LABUHANBARU-Zonadinamika.com. Kabar yang menjadi sorotan media datang dari Kepala Desa Kecamatan Bilah Hilir Kabupaten Labuhanbatu Sumut terkait setoran sejumlah uang yang di kordinir salah seorang Kepala Desa mendekati kebenaran. Pasalnya, salah seorang aktifis LSM di kabupaten itu yang disangkutkan namanya sebagai penerima dana membenarkan adanya pengamanan pelaksanaan dana desa 2016 oleh para kades di kecamatan tersebut.

Muslim Manik ketua Aliansi Penyelamat Indonesia (API) saat di hubungi Harian Orbit Minggu (9/4) melalui telphon salular membenarkan adanya dugaan Kepala Desa se kecamatan Bilah Hilir mengumpulkan sejumlah uang kepada salah seorang Kepala desa yang juga diketahui Ketua Adepsi Labuhanbatu, Dana itu digunakan untuk mengamankan pelaksanaan dana desa yang di bagikan untuk LSM dan wartawan di daerah itu.

Menurut penuturannya, dugaan itu diketahui Manik saat salah seorang aktifis lembaga yang dipimpinnya menyampaikan bahwa namanya ditulis dalam daftar penerima dana pengaman dana desa. Sementara itu, dirinya merasa tidak pernah menerima dana yang di kordinir oknum Kepala Desa tersebut.

Selanjutnya Muslim Manik menuturkan, setelah ada laporan itu, dirinya langsung menemui Oknum Kades diketahui kordinator pengumpul dana tersebut berinisial AS untuk mempertanyakan laporan angotanya yang menyebutkan namanya tercantum dalam daftar penerima dana pengamanan dana desa.

“Saya tidak mengetahui dan menerima uang pengaman tersebut, dalam pertemuan dengan oknum Kades diketahui pengumpul dana yang disebut-sebut berjumlah Rp. 5 juta per kepala desa saya tegaskan bahwa saya keberatan nama saya di cantumkan dikarena hal itu bisa merusak nama saya pribadi dan lembaga yang saya pimpin.”sebutnya.

Terpisah, Ketua Aliansi Pendamping Lokal Desa (APLOD) Labuhanbatu, Wahyu Timbul Ritonga saat diminta tanggapannya menyayangkan langkah yang dilakukan oleh para kepala desa yang ada di bilahhilir terkait adanya indikasi Para Kepala Desa Bilahhilir yang dikordinir Oknum Ketua Persatuan Kepala Desa yang ada di Labuhanbatu juga merupakan Kades di kecamatan tersebut mengumpul dana desa yang digunakan untuk pengamanan pelaksanaan kegiatan dana desa tahun 2016.

Dikatakannya, jika para Kades benar melaksanakan kegiata pelaksanaan dana desa sesuai dengan Konstitusi tidak perlu takut dan mengganggu dana desa untuk keperluan pengamanan seperti yang dilakukan Kades di Bilah Hilir.

Selain itu, Ritonga juga menyayangkan dalam pelaksanaan Kegiatan Dana Desa para kepala desa kerap kurang melibatkan pendamping desa, sehingga ketakutan akan kesalahan dalam pelaksanaan kegiatan para Kades mengambil langkah yang kurang terpuji dan merugikan masyarakatnya sendiri.

” Pendamping desa merupakan bagian dari Pelaksanaan Kegiatan Dana Desa kepala desa mau tidak mau harus melibatkan Pendamping Lokal Desa, bila pendamping di fungsikan kepala desa tidak ada yang harus ada dikhawatirkan sehingga para kepala desa tidak perlu mengeluarkan dana untuk pengamanan pelaksanaan.”ucapnya. (AF)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here