LSM GSMB Sorotin Proyek Pembuatan Embung Dari Dinas Pertanian Karawang

0
539
Embung (Penampungan air) yang di bangun di bantaran citarum yang tidak berpungsi dan Marjuni Ketum GSMB

KARAWANG-Zonadinamika.com.Ketua umum lembaga swadaya masyarakat Gerarakan Solidaritas Masyarakat Bersatu (GSMB) Marjuni,menyayangkan Pembangunan Embung (penampungan air) yang di canangkan pemerintah pusat dari kemetrian Pertanian melalui Dinas Pertanian Kabupaten Karawang, yang diperuntuhkan untuk menampung air untuk mengatasi kekeringan areal persawahan.

Marjuni menilai pembangunan Embung tersebut terksen mubajir dan pembangunanya terlihat jelas asal-asalan dan disinyalir menjadi azas mamfaat untuk arena korupsi bagi oknum-oknum tententu.

Pembangunan Embung yang berlokasi Di Desa Tanjungbungin pada pertengahan 2016 sekitar bulan Juni yang di duga asal asalan dan buang anggaran saja dan tidak berfungsi selama pembanguana embung tersebut.

Menurut Arjun, hasil investigasinya di lapangan dan menurut  warga sekitar yang engan namanya di publikasikan mengungapakan,Embung tersbut belum pernah terpakai sejak awal,untuk mengalirakan air sawah selama ini dari air irigasi, Percuma buang bung anggaran saja.ujarnya.

“Kami berharap dinas terkait dalam hal ini dinas pertanian perlu meninjau kembali akan bereadaan pembangunan embung tersebut,jangan di jadikan uang rakyat tersebut menjadi mubajir demi kepentingan oknum tertentu,ini sudah jelas-jelas berbau korupsi dan merugikan rakyat dan juga merugikan kan keuangan negara” tegas Arjun.

Bila pihak Dinas pertanian tinggal diam dalam kondisi proyek ini,tidak menutup kemungkinan kami dari GSMB melaporkan proyek ini pihak berwajib,untuk dilakukan penyidikan akan kerugian negara, tambahanya.

Sementara itu, Sail (47) sebagi pelaksana Pembanguna embung tersebut menbantah terkait embung yang tidak berpungsi,” Embung tersebut sangat bermengfaat untuk cadangan kalau musim kemarau untuk mengairi ke sawah sawah ketika kering,kalau naggaran kurang begitu mengetahui’Ujarnya pada Wartawan Zonadinamika.com

Lebih lanjut Sail, Kalau saya hanya pelaksana saja waktu itu,kalau soal lahan mengunakan lahan pengairan itu sudah ijin”Ya kalau soalmengunaannya mememg belum pernah di gunakan”.Pungkasnya

Di sisi lain menurur warga sekita yang enggan di sebutkan namanya,menurut saya pembanguan Embung tersebut tidak tepat,pasalnya sampai saat ini belum di gunakan selain itu para petani mengairi air persawahan dari air irigasi,jadi apa pungsinya di banguankan embung.Pungkasnnya kepada zonadinamika.com

Hasil Pantauan Sorot News beberapa minngu, Embung Tersebut terbangun di Bantaran Kali Citarum dengan mengunakan Batu Kali berbentuk piramida atau segi tiga dengan ukuran Panjang sisi kanan 11 meter 30 cm lebar 9 meter panjang sisi kanan 15 meter 70 cm lebar muka 14 meter 20 cm dengan tinggi kedalam 160 cm. (Wasim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here