LSM GPRI Temukan Beras E-Warung Program BPNT Bercampur Butiran Biji Plastik

0
353

Karawang-Zonadinamika.com.Berdasarkan laporan masyarakat pada LSM GPRI atas beredarnya beras E-Warung bercampur plastik, atas laporan tersebut, Ki Ageng Tiger kordinator Lapangan Gempar Peduli Rakyat Indonesia Bersama wartawan Zonadinamika.com langsung terjun kelapangan untuk memastikan laporan tersebut, alhasil setelah menelusuri ke masyarakat yang mendapatkah beras tersebut, bahwa benar, beras itu bercampur biji plastik itu buktinya sudah kami ambil untuk kami serahkan pada pihak berwajib.Tambah Ki Ageng.

Bisa di pastikan bahwa pelaksanaan program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kabupaten Karawang menghasilkan kekecewaan pada sejumlah masyarakat, karena beras yang di dapatkan dari program BPNT tersebut bercampur biji plastik dan tidak lawak komsumsi, terang Ki Agen Tiger.

Pasalnya, Kata Ki Ageng, bahwa pada bulan Juli 2018 program BPNT ini sudah berjalan di kecamatan diantaranya di Kecamatan Batujaya dan kecamatan Pedes.Dari hasil investigasi kami bersama wartawan ke sejumlah masyarakat mendapatkan program mengaku sangat kecewa terhadap perlakuan suplayer beras, yang tegah mencampurkan biji platik pada beras bantuan tersebut, warga mengaku, ketika hendak memasak dan mencuci beras, terlihat biji-biji berkilat, setelah di teliti, biji beras itu sangar mencurigakan seperti biji plastik.

Warga mengatakan, Beras Dari Dinas Bantuan Pangan Non Tunai di Kecamatan Pedes dalam beras ditemukan butiran butiran kecil sejenis plastik ketika dibakar butiran tersebut meleh. Warga Kecamatan pedes pun sangat kecewa dan khwatir.

Saya kemarin dapat tebus beras pakai kartu BNPT di E-Warung,saat mau dimasak ada butiran butiran kaya plastik terpaksa saya bersihin hasilnya lumayan banyak butiran tersebut.ungkapnya,Selasa (23/10).

Disisi lain Pemilik E-Warung Yanto,merasa tidak tahu ada beras berisi butiran plastik,” Saya tidak tahu ada butiran plastik didalam beras karena tidak kami cek,saya tahu siapa penyalur
ya,hanyan tahu dari TKSK (Tenaga Kerja Sosial Kecamatan).”. Pungkasnya

Di tempat terpisah Camat Pedes Asep Supriadi mengatakan,” Saya tidak tahu tentang adanya beras BNPT yang isi ya ada Butiran,kami pun sudah mendapatkan laporan bahwa ada butiran butiran plastik,langsung kami perintahkan TKSK dan Kesos kecamatan mengecek ke lokasi jangan sampai simpang siur berita tersebut,dan untuk suplayer beras kami tidak tahu. Tegas Camat.

TKSK kecamatan Pedes saat di konfirmasi berupaya menghindar, “Sebentar saya ada pekerjaan,lagi sibuk”. Langsung TKSK menghilang lewat pintu belakang Desa Kertaraharja saat minggon keliling kecamatan Pedes.

Terungkapnya beras bercampur biji plastik tersebut, konon kabarnya pihak-pihak yang terkait dalam program tersebut langsung berjibaku di lapangan untuk menarik kembali beras tersebut.

Sementara itu Ketua Umum LSM GPRI H.Marjuni, SH menegaskan, bahwa temuan beras oleh anak buahnya dilapangan ini murni pidana, karena adanya biji plastik dalam beras itu ada dugaan unsur kesengajaan dan barang bukti itu sudah ada di markas besar LSM GPRI dan akan melaporkan pada pihak berwajib untuk meminta pertanggungjawaban yang mensupaly beras tersebut.

“Temuan ini akan kami bawa ke hukum hal ini tidak boleh di biarkan, suplayer harus beratanggung jawab, ini sama saja sengaja merusak kesehatan masyarakat dan dugaan unsur kesegajaan, apalagi ada informasi, bahwa bagian suplayer ini hasil penunjukan pihak dinas sosial” terang Marjuni. (TIM)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here