Satgas DD Respon Atas Dugaan Penyelewengan di Desa Lahei Mangkutup Kapuas.

0
556

Jakarta-ZonadinamikaNews.com.Ketua Tim Satgas DD Ma’roef Irfhany mengaku akan mempelajari terlebih dahulu dokumen yang masuk dan akan menindaklanjuti setiap laporan pengaduan masyarakat, sebab Satgas DD hadir dalam rangka mengoptimalisasi penyerapan dan meminimalkan kebocoran dana desa. Tidak semua pengaduan adalah benar, tapi harus dilakukan penelusuran mengapa terjadi ketidaksesuaian. “Setiap pengaduan harus memiliki dasar dan alat bukti yang kuat dan mencantumkan identitas pelapor ataupun pengadu,” kata Ma’Roef pada wartawan di jakarta.

Diberitakan sebelumnya Dugaan praktek korupsi Dana Desa di desa Lahei Mangkutup,warga mencium atau mencurigai, pasalnya kepala Desa Lahei Mangkutup diduga melakukan indikasi dan rekayasa dokumen data terhadap SPJ rekayasa pengalokasian Dana Desa, data atau dokumen itupun di terima oleh redaksi ZonadinamikaNews.com yang dikirim warga tanpa menyebut identitas pengirim.

Dalam rilisnya mengatakan, bahwa Masyarakat Desa Lahei Mangkutup Kecamatan Mantagai Kabupaten Kapuas Provinsi Kalimantan Tengah menduga SPJ DD tersebut diduga keras terjadinya panipulasi data yang di perankan oleh oknum kades Lahei Mangkutup.

Karena setelah masyarakat menemukan dan mempelajari dokumen SPJ terhadap penyerapan Dana Desa tersebut dan kecurigaan adanya perberbedaan atas dokumen dan diduga keras tidak sesuai apa yang dikerjakan di lapangan, hal itu terkait pembangunan ,posyandu, pembangunan jalan desa.

Pasalnya mereka ketahui bahwa pembangunan terhadap pasilitas-pasilitas dan sarana umum tersebut bukan di dana desa ,namun oleh pengusaha kayu yang disebut sebut sebagai pengusaha kayu ilegal.Dikatakan semua itu di kerjakan oleh perusahaan kayu ilegal yang masuk ke desa yang di manfaatkan oleh oknum kades.

Sang kades nekat membuat SPJ dana desa untuk pembangunan tersebut, nyatanya menurut sepengetahuan warga bukanlah memakai Dana Desa, kenapa kades berani membuat SPJ dana Desa dengan melaporkan bahwa semua itu di danai oleh DD.

Oleh sebab masyarakat meminta Kepala desa harus transfaran dan menjelaskan atas uang di keluarkan oleh pihak pengusaha dalam pembangunan sarana dan prasana desa Halei Mangkutup, dan juga pihak terkait harus segerah mungkin turun tangan untuk melakukan penyelidikan terhadap penyerapan DD, karena warga sangat mencurigai atas sepat terjang sang kades dan tidak luput dari dugaan praktek korupsi, karena SPJ dana desa penuh dengan kejanggalan yang cukup parah, harap warga yang tidak menyebutkan jati dirinya tersebut.

Kepala desa Lahei Mangkutup via telepon selulernya membela diri bahwa apa yang dituduhkan warga itu tidak benar, semua proses penggunaan dana desa sudah terealisasi sesuai peruntuhkan, dan tidak benar pihak perusahaan yang membangun jalan dan pos yandu pakai dana perusahaan dan dimasukan jadi anggaran desa, dokumen yang di kirim itu bukan SPJ melainkan rincian realiasasi penggunaan dana desa, apalagi sampai di bilang manipulasi SPJ, itu tidak benar. Kata Ugak.

Ugak menambahkan, semua kegiatan dana desa sudah di moditor pihak kecamatan dan invekstorat, intinya apa yang dilaporkan oleh warga itu tidak benar, dan silahkan saja di investigasi ke lokasi. tegasnya. (Tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here