Oknum Guru di SMPN Satu Atap dan SMPN 2 Pagar Pinang Bermental Rampok

0
583

Sumut-ZonadinamikaNews.com.Praktek pungutan liar di akhir tahun belajar bagi sejumlah sekolah menjadi momok yang cukup menakutkan, mental rampok pada sejumlah oknum pendidik pada orang tua siswa menjadi tradisi menjijikkan.

Oknum pendidik yang dinilai tidak memiliki prikemanusian dan raja tegah terjadi di SMP Negeri satu atap Saragi kecamatan Manduamas dan SMP N 2 Pagar Pinang. Para orang tua yang ingin mendaftarakan anaknya ke SMK ini mengaku kecewa atas ulah oknum pendidik karena menerima nada ancaman tidak akan mendapatkan SKHUN bila tidak mau membayar.

Pungli yang terjadi di SMP Negeri Satuatap Saragi Kec, Manduamas ,Kab ,tapanuli Tengah, orang tua siswa untuk menebus SKHU dan membayar ,Rp,250.000.dari yang direncanakan, harus membayar Rp,300.000.

Dan bila orang tua murit membayar maka SKHUN anaknya tidak akan di berikan pihak sekolah.”Apabila uang tersebut tidak dikasi sama yang ditentukan oleh kepala sekolah, maka SKHUN” Kata orang tua siswa.

Punguta liar juga terjadi ungli di,SMP Negeri 2 Pagar Pinang kec,Manduamas,Kab Tapanuli Tengah, awalnya kep sek mengundang orang tua murit,agar membayar SKHU, 175.000/siswa yang direncanakan ,dari,Rp.300.000, maka setiap murit mengambil SKHU ,harus disetor uangnya baru SKHUN dikasi.

Ironisnya, pungutan liar pada orang tua siswa ini di setujui oleh komite yang nota bene sebagai kepala desa dipagar pinang kec,manduamas.

(Edy Tumanggor)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here