GMPK Desak DPMG Aceh Timur Lebih Serius Garap PID

0
167

Aceh Timur-ZonadinamikaNews.com.Sudah hampir dua tahun PID di Aceh timur sejak di mulainya Bursa Inovasi Desa pada tanggal 28 Des 2017 hingga sekarang belum nampak perkembangan terhadap program Tsb. Menurut pantauan, program tersebut terkesan sangat tidak serius untuk dijalankan padahal anggaran yang dikucurkan untuk program tersebut tidak sedikit yang dapat dialokasikan melalui ADG.

Rapat Koordinasi oleh Tim inovasi kabupaten(TIK) yang diadakan pada tanggal 09-05 juli 2019 di aula sekda kab Atim. Dalam Rapat koordinasi tersebut Seharusnya merupakan rapat instrospeksi dan Evaluasi bagi pengurus PID itu sendiri, bukan malah meng Agendakan program2 cek langet untuk tahun selanjutnya, Hal tersebut dikemukakan Oleh Muhammad Nazir Bidang Pencegahan korupsi, yang menilai program PID sudah dimulai akhir tahun 2017 dan seharusnya sudah banyak prestasi atau minimal ada salah satu produk unggulan yg dihasilkan dari PID tsb.

Disamping itu juga meminta kepada Bupati Aceh Timur untuk terus menjadikan DPMG proritas dalam bekerja lebih2 urusan yg menyangkut hajat orang banyak bukan sekedar untuk menghabiskan anggaran yang diberikan oleh pemerintah pusat, karena kalau seperti ini terus terjadi yang kita takutkan Aceh timur tidak lg disebut dengan slogan “Aceh Timue Bereh”, dan berganti menjadi Aceh Timu Lape (Aceh Timur lemah), dikhawatirkan dengan menurunnya performa dari dinas DPMG terkait dalam pengelolaan PID ini, juga dapat memberi dampak langsung terhadap krisis kepercayaan masyarakat kepada program PID dan Pemerintah Aceh Timur supaya dalam hal ini bisa berbenah ke arah yg lebih baik.

Aceh timur terdiri dari 24 kec dan 513 desa dg 59 mukim, dengan area geografis yg sangat luas juga banyak potensinya, namun hingga sekarang PID program yg di usung akhir tahn 2017 belum mencapai angka 50% perkembangannya. dikarenakan minimnya edukasi dan sosialisasi kesetiap desa tentang PID yang dapat mengakibatkan terhambatnya program tersebut untuk berjalan maksimal disetiap desa.

Hal ini dapat dibuktikan terhadap pemahaman beberapa Aparatur Desa di setiap desa bahkan ada yg belum pernah dengar sama sekali apa itu PID, yang mereka tahu cuma ADG program yg sudah berlangsung sekitar 4 tahun berjalan,walaupun Sekarang sudah lama terbentuk Tim PID yg beranggotakan 6 org utk menaungi setiap desa yg sebanyak itu.

Tapi hingga sekarang masih bisa dibilang vakum program PID yang masih jalan ditempat. “Jadi, anggota disetiap kec yang sudah dibentuk ngapain saja mereka? Jika tidak mampu ya bisa diganti dengan alasan mungkin itu bukan org yg memiliki kapasitas di bidang itu” pungkas Muhammad Nazier,SH selaku sekjen GMPK atim.

Disamping itu harapan khususnya dinas DPMG yg dianggap bersentuhan langsung terkait PID dan bisa lebih memaksimalkan kinerja Sehingga PID ini bukan sekedar angan2 dan menjadi program cot langet belaka karena salah satu konsep sebuah daerah maju harus dimulai dari Desa sebagai miniatur pemerintahan Aceh Timur”

Dalam hal ini GMPK juga mengajak seluruh Geuchik untuk lebih mobile dan aktif dalam menjalankan roda pemerintahan di desa, jangan hanya terpaku pada APBG semata. Justru dengan adanya ADG dapat membantu untuk mengembangkan PID kearah yg lebih baik dan kedepannya kita berharap setiap desa mampu melahirkan satu inovasi unggulan yang akan berguna baik desa2 lain di Aceh timur. Demikian hal ini disampaikan ke awak media.(ful)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here