Ketua LSM BIN Sumut: Tindakan SMKN 2 Gunungsitoli Cederai Dunia Pendidikan

0
768

Gunungsitoli-ZonadinamikaNews.com. Ketua LSM Badan Investigasi Nasional Koordinator Wilayah Sumatera Utara, JHONI, HARAHAP, SH, menyebutkan bahwa tindakan yang dilakukan oleh pihak SMKN 2 GUNUNGSITOLI terhadap siswi an. Anaria mendrofa yang raportnya di tahan gara-gara tidak membayar uang komite sekolah, Sangat memalukan dan mencederai dunia Pendidikan.

” Penilaian terhadap siswi yang rapornya di tahan gara gara tidak membayar uang komite sekolah, bahwa hal ini sangat memalukan dan mencederai dunia Pendidikan, tidak ada lagi kutipan uang komite hal itu di sudah lama di haramkan” .

” Penilaian saya terhadap siswi yang rapotrnya di tahan gara gara tidak membayar uang komite sekolah, bahwa hal ini sangat memalukan dan mencederai dunia Pendidikan, tidak ada lagi kutipan uang komite hal itu di sudah lama di haramkan dan saya pastikan justru pihak pihak yang menahan rapor siswi tersebut melanggar hukum, sebab rapor adalah salah satu hak murid dalam bidang Pendidikan.

Pengamat pendidikan ini juga menambhakan, lagi pula Negara sudah sangat membantu kepada penyelenggara sekolah baik itu SLTA Negeri maupun Swasta yang mana melalui dana BOS Negara menitipkan anggaran Rp 1.600.000/siswa/tahun, untuk tahun 2019 ini ke depannya jadi tidak ada lagi kata bahwa tidak cukup untuk mengoperasikan sekolah, kalau tidak mampu, ya mundur aja ” ujar Jhoni Hrp, SH.

Sebagai Ketua LSM Badan Investigasi Nasional Provinsi Sumatera Utara ini lebih jauh mengatakan, penahanan raport siswa yang dilakukan oleh SMKN2 Gunungsitoli Kota Gunungsitoli tersebut juga termasuk melanggar Hak Asasi Manusia. Pasalnya rapor tersebut merupakan hak dari siswi dan justru dilanggar oleh pihak sekolah.

Menurut JHONI sumbangan tersebut sifatnya tidak wajib. Namun justru diwajibkan oleh pihak sekolah Bersama Komite. “Penahanan rapor ini sudah jelas pihak Sekolah melakukan Tindak Pidana Perampasan hak siswi serta Penggelapan rapor siswa,” imbuhnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, pihak sekolah SMKN2 Gunungsitoli menahan siswi an. Anaria mendrofa kelas XI lantaran tidak mau membayar uang komite /sumbangan sebesar Rp 360 ribu.

Jhoni juga meminta kepada bapak Gubernur Sumut agar benar benar serius memperhatikan dunia pendidikan sebab murid murid itu cikal bakal penerus bangsa dan mohon agar mengevaluasi personil Upt. Dinas Pendidikan yg di Nias serta mencopot Kepala sekolah, Bendahara yang menahan rapor siswi tersebut. Tolong la… Jangan persulit murid untuk mendapatkan hak Pendidikannya tegas dan pinta Bung Jhoni Hrp, SH @ tim

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here