Telan Biaya Ratusan Juta, Incenerator Sampah Pademonegoro Mangkrak

0
792

Sidoarjo-ZonadinamikaNews.com. Isprianto Kepala Pemerintah Desa Pademonegoro kecamatan Sukodono Kabupaten Sidoarjo yang mendekati masa akhir jabatannya pada tahun ini, cenderung memonopoli anggaran desa selama ini, hal ini diutarakan oleh salah satu Ketua RT di Desa Pademonegoro.

Ketidak transparanan pengelolaan Dana- Desa seperti penyertaan modal Dana desa Ke Bumdes pada tahun anggaran 2017 dan 2018 berkelajutan senilai Rp200 di tiap tahunnya.

Anggaran senilai Rp400Jt di belanjakan untuk realisasi pembangunan kolam pancing “Gajah Oling” dengan ukuran Lebar 8m, Panjang 12m, bendahara Bumdes Muryanto dan ketua Bumdes, sedang Tio hanyalah sebagai pelaksana pengambilan uang ke Bank atas dasar perintah Kades Ispriaanto dimana sebagai pemegang buku rekening tabungan Bank.

Diduga gagalnya perencaan mulai nampak dari kerusakan fisik kolam tersebut, seperti kerangka bambu yang dilapisi asbes, yang nampak mulai ambrol satu persatu.
Ketika kami komfimasi Kades Pademonegoro di lokasi pemancingan, menjelaskan,” Saya sebagai pengawas langsung Bumdes, dari mengawasi hingga membelanjakan material pembangunan kolam pancing Bumdes, dan Muryanto Bendahara Bumdes yang membayarkan.” jelas Kades.

Lebih lanjut, terkait pembangunan tempat pembakaran Sampah mendapat protes warga desa Pademonegoro, yang dianggap gagal kontruksi, lagi lagi Kades menjelaskan,” Pihak Pemdes membayar ke pihak rekanan senilai Rp125Jt, untuk pembangunan kontruksi incenerator pembakaran sampah yang bersebelahan dengan kolam pancing Bumdes.

Keterangan Kades tidak sama dengan data APBDes yang di upload di sistem Informasi Desa, dalam APBDes anggaran pembangunan pembakaran sampah ini senilai Rp88Jt.

TA 2018 Desa Pademonegoro mengalokasikan anggaran senilai Rp 28Jt, untuk pemeliharaan tempat pembakaran sampah, yang menjadi keluhan warga dan Ketua RT 01, salah satu warga yang menyeletuk,” Kalau Rp125Jt untuk Incenerator pembakaran sampah, ditambah Rp28Jt, dan tempat beserta fasilitas incenerator yang tidak berfungsi, buat apa buang buang anggaran Pemdes ?, celetuk warga Pademonegoro RT01, RW04.
(dra)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here