Bak Proyek Siluman di SMPN 47 Kabupaten Merangin.Komite Mengaku Tidak Tahu

0
619

MERANGIN-zonadiamikanews.com. di SMPN 47 Merangin terdapat rehabilitasi jamban (toilet), seperti nya di sekolah lain proyek ini di salurkan melalui program Dana Alokasi Khusus (DAK).

Saat media ini mandatangi SMPN 47 Merangin ini R.Mardianto S.pd yang menjabat sebagai kepala sekolah tidak berada di sekolah alias tidak masuk, di sekolah ini terlihat ada proyek rehabilitasi jamban (toilet) namun di sekitaran proyek ini tidak ada di temukan papan informasi proyek nya.

Ketua komite di SMPN 47 merangin ini H.Abubakar saat di jumpai media ini berkata: memang saya ketua komite di sekolah ini, tapi saya tidak tahu menahu tentang proyek itu, saya tidak pernah diberi tahukan oleh kepala sekolah terkait dengan proyek jamban (toilet) tersebut, dan saya juga tidak pernah diajak musyawarah yang berhubungan dengan proyek tersebut, dan saya juga tidak pernah menanda tangani surat yang terkait dengan proyek tersebut, dalam arti kata komite tidak ada di libat kan ujar ketua komite ini kepada beritaterbaru.wiki.

Disini diduga kuat bahwa kepala SMPN 47 merangin R.mardianto S.pd  tidak membentuk panitia pembangunan sekolah (P2S) dan di duga proyek ini di tangani sendiri oleh kepala SMPN 47 merangin ini.

Seperti nya secara terang-terangan kepala SMPN 47 merangin R.mardianto S.pd ini diduga telah mengangkangi Undang-undang nomor 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik (KIP) dan juga permendikbud nomor 1 tahun 2019 tentang petunjuk operasional Dana Alokasi Khusus fisik bidang pendidikan, disini kepala satuan pendidikan harus membentuk panitia pembangunan sekolah (P2S) sebagai pelaksana pekerjaan, bukan sebalik nya kepala satuan pendidikan yang menjadi pelaksana pekerjaan.

Rumah saya tidak jauh dari sekolah ini dan saya selalu pantau sekolah ini, kepala SMPN 47 merangin R.mardianto S.pd ini terkesan jarang aktiv di sekolah alias jarang masuk sekolah, palingan juga hari senin masuk dan itu pun tidak full, sejak dipimpin oleh dia sekolah ini jadi amburadul seperti tidak di urus, papar ketua komite lagi kepada media ini.

Proyek jamban (toilet) di SMPN 47 merangin ini terkesan proyek siluman dan penuh tanda tanya, karna tidak ada papan informasi proyek yang terpasang, transparansi nya diduga tidak jelas, volume dana nya berapa dan pengerjaan fisik dan pelaporan nya seperti apa? ini laporan nya rehabilitasi atau bangunan baru?

Kepala SMPN 47 merangin R.mardianto S.pd tidak ada di sekolah saat media ini mendatangi sekolah, dan sudah berulang kalu di hubungi melalui via seluler nya tidak diangkat alias tidak di resvon, saat di hubungi hp nya aktiv begitu di ulangi hubungi lagi udah di mati kan, sampai berita ini di terbit kan R.mardianto S.pd tidak dapat di hubungi dan tidak bisa di konfirmasi kan oleh media ini.

Sekolah adalah pusat pendidikan bagi anak bangsa, bukan sebalik nya sekolah di jadi kan ladang oleh para koruptor, sekolah butuh perhatian dan pengawasan yang kuat, jabatan adalah amanah yang di titip kan oleh yang maha kuasa kepada saudara-saudara yang sekarang menjabat sebagai petinggi dan yang berwenang di dinas pendidikan kabupaten merangin, tingkat kan kepengawasan untuk mengantisipasi kecurangan dalam pembangunan sekolah, (Yzd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here