PT. Elnusa Petrofin di Duga Abaikan Peraturan Pemerintah Kota Gunungsitoli

0
328

Gunungsitoli, zonadinamiknews. Com. -Salah seorang warga Desa Simanaere, Kecamatan Gunungsitoli Idanoi, YANTO Gea, sangat menyesalkan perilaku pihak PT Elnusa Petrofin yang dinilai mengabaikan peraturan Pemerintah Kota Gunungsitoli serta protes dan kritik warga masyarakat setempat. Jumat (20/9).

Menurutnya, sebaiknya sebelum melakukan pembangunan oleh pihak PT Elnusa Petrofin terlebih dahulu melakukan sosialisasi kepada masyarakat. masyarakat khawatir karna penentuan titik jarak aman pada sumber yang tidak bergerak atas dampak kebakaran dan ledakan, hingga saat ini belum dijabarkan secara detail oleh PT Elnusa Petrofin.

Karena kritik warga tidak gubris, lanjut Yanto, Banyak warga Simanaere yang protes dengan menolak menandatangani persetujuan pembangunan SPBE tersebut dalam acara sosialisasi yang terlaksanan di aula gereja amin, baru baru ini.

Terkait pernyataan HRD & Kepala Humas PT. Elnusa Petrofin yang mengklaim bahwa pihaknya telah mengantongi izin pembangunan SPBE itu, Yanto menyampaikan keraguannya dan menilai yang disampaikan PT Elnusa Petrofin adalah pembohongan publik.

“saya ragu atas pernyataan pihak PT. Elnusa Petrofin yang mengklaim sudah memiliki persetujuan warga, itu bohong. Ujarnya

“Saya pribadi mendukung adanya pembangunan. Tapi harus sesuai prosedur dan jangan membohongi publik. Sudah jelas ada pernyataan dari Pemerintah Kota Gunungsitoli, Tapi kenapa mereka (PT Elnusa Petrofin) terus mengklaim”, Katanya

ini salah satu bukti bahwa PT. Elnusa Petrofin diduga berani mengangkangi aturan yang berlaku di Pemerintahan Daerah.

Peraturan Pemerintah Kota Gunungsitoli saja di abaikan dan disepelekan oleh PT Elnusa Petrofin, konon lagi warga Desa Simanaere. Selagi mereka tidak patuh aturan, Saya memohon agar Bapak Walikota dapat bertindak tegas meminta agar PT. Elnusa Petrofin menghentikan untuk Sementara pengerjaan proyek SPBE itu, dengan memasang plang resmi. Saya selaku Warga Desa Simanaere mendukung langkah tegas Pemerintah”, Pungkasnya.

Untuk diketahui, Kepala Humas PT Elnusa Petrofin (Budi Arsyad Bagus Wibowo) mengklaim bahwa proyek pembangunan SPBE itu telah mengantongi izin dari Pemerintah setempat.

Pemerintah Gunungsitoli melalui Kepala Bidang Perizinan Dinas PMPTT (Penanaman Modal & Pelayanan Perizinan Terpadu) Kota Gunungsitoli, Putra Setiawan Bawamenewi, Jumat (20/9/2019),
Membantah keras pernyataan PT Elnusa Petrofin yang mengklaim bahwa pihaknya telah mengeluarkan izin untuk pembangunan SPBE. Menyesalkan adanya pernyataan yang disampaikan secara berulang oleh Pihak PT Elnusa Petrofin melalui HRD PT Elnusa Petrofin (Lisda Rahayu) beberapa waktu lalu dalam sebuah kegiatan sosialisasi dan dikemukakan oleh Kepala Humas PT Elnusa Petrofin (Budi Arsyad Bagus Wibowo) dalam sebuah wawancara video kepada wartawan.

“Kita menyesalkan adanya pernyataan mengklaim begitu. Mereka memang sudah mengajukan permohonan izin, yang Namun dokumen yang mereka ajukan belum lengkap hingga detik ini dan mereka juga seperti mengabaikan. Jadi kami dari Pemerintahan terkait tidak berani mengeluarkan izin. Kalau kami mengeluarkan itu bisa melanggar aturan”, Tandasnya.

Terkait atas ketidak patuhan PT. Elnusa Petrofin, pada ketentuan yang berlaku, Pemerintahan Daerah kota Gunungsitoli dengan tegas mengingatkan agar pengelola proyek pembangunan SPBE itu segera mengurus izin dan mematuhi aturan yang ada, sebelum Pemko mengambil sikap dan tindakan tegas.@red

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here