Dugaan Korupsi di SMPN 9 Batam, Kepsek Tidak Berani Berkomentar

0
1808

BATAM-ZonadinamikaNews.com.Dugaan praktek pengalihan dana pendidikan menjadi ajang korupsi di Sekolah Menengah Pertama Negeri 9 (SMPN 9 Batam) Provinsi Riau (KEPRI) dalam penyerapan dana Biaya Operasional Sekolah (BOS) yang dilaporkan sumber ke kantor redaksi ZonadinamikaNews.com, agaknya ada benarnya.

Sumber yang melaporkan melalui surat elektonik/email bahwa dugaan praktek korupsi dengan modus penggelembungan anggaran sangat rawan terjadi di SMPN 9 Batam, sumber yang menyoroti berbagai kegiatan dalam penyerapan dana BOS tersebut, seperti kegiatan pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah tahun ajaran 2018 yang diduga menjadi ajang menciptakan pengisian pundi-pundi oknum pendidik.

“Kami sangat heran dengan pimpinan kami, anggaran dana BOS yang dipakai untuk pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah yang mencapi ratusan juta dalam triwulan satu Rp.67.117.547, triwulan dua Rp.227.927.290, triwulan tiga Rp.217.267.571, triwulan empat Rp.124.665.588, besaran anggaran tersebut tidak sebanding dengan kondisi perbaikan di sekolah, maka kami menduga apa yang dilaporkan tidak terlepas dari dugaan mark up” terang sumber yang mengaku tenaga pengajar di sekolah tersebut seraya meminta namanya di rahasiakan.

Lebih jauh sumber mengatakan, selain pemeliharaan, yang rawan terjadi dugaan mark up adalah Kegiatan Pembelajaran dan Ekstrakurikuler, sebab menghabiskan dana BOS pada triwulan satu Rp.89.664.061,triwulan dua Rp.350.107.384, triwulan tiga Rp.163.834.827, triwulan empat Rp.253.637.800, sebab kegiatan yang hingga memakan anggaran hampir mencapai 1/5 miliar lebih tersebut sungguh aneh bin ajaib, ini harus disikapi semua pihak termasuk insfektorat, angka ini pasti ada yang tidak beres , harap sumber dalam surat elektroniknya.

Untuk mendapatkan klarifikasi atas laporan sumber, redaksi menugaskan kepala perwakilan ZonaDinamikaNews.com KEPRI untuk menemui kepala sekolah,namun sangat di sayangkan pihak Kepsek SMPN 9 Batam Eny Murtiyastuti tidak bersedia memberikan klarifikasi, dan berusaha menghindar dengan mengalihkan wartawan agar konfirmasi ke dinas pendidikan. “Ke dinas pendidikan aja” jawabnya singkat.

Dengan cara kepsek untuk mengarahkan wartawan untuk konfirmasi, patut diduga bahwa pihak sekolah diduga ada kerjasama dalam penggunaan dana BOS untuk hal-hal mencurigakan demi kepentingan pribadi dan kelompok.

Untuk diketahui pada tahun 2018 SMPN 9 Batam menerima kucuran dana BOS pada triwulan satu Rp.442.960.000, triwulan dua Rp.407.000.000, triwulan tiga Rp.811.560.000, triwulan empat Rp.
560.000.000.
Pengembangan Perpustakaan Lainnya1.e.1Pengembangan Non Buku Text Triwulan satu Rp.783.000,Triwulan dua Rp.783.000
Triwulan tiga Rp.42.283.000
Triwulan empat Rp.46.183.000.

Kondisi sarana dan prasarana sekolah yang memprihatinkan

Kegiatan dalam rangka penerimaan siswa baru Rp.1.450.000, Rp.14.150.000.Kegiatan pembelajaran dan ekstra kurikuler siswa Triwulan satu Rp.20.580.000,Triwulan dua Rp.36.340.000, Triwulan tiga Rp.66.707.000,Triwulan empat Rp.54.802.000. Kegiatan evaluasi pembelajaran,Triwulan satu Rp.33.711.000,Triwulan dua Rp.27.685.000 Triwulan tiga Rp.39.548.000. Pengelolaan sekolah
Triwulan satu Rp.Rp.24.841.000
Triwulan dua Rp.22.557.000
Triwulan tiga Rp.35.460.000
Triwulan empat Rp.32.357.000.

Pengembangan profesi guru dan tenaga pendidikan, serta pengembangan manajemen sekolah Triwulan satu Rp.8.750.000 Triwulan dua Rp.750.000 Triwulan tiga Rp.5.700.000 Triwulan empat Rp.750.000.Langganan daya dan jasa
Triwulan satu Rp.30.180.400
Triwulan dua Rp.20.223.000
Triwulan tiga Rp.33.929.000
Triwulan empat Rp.32.645.500.

Pemeliharaan dan perawatan sarana dan prasarana sekolah
Triwulan satu Rp.41.700.000
Triwulan dua Rp.120.300.000
Triwulan tiga Rp.37.746.000
Triwulan empat Rp.57.816.000
Pembayaran honor Triwulan satu Rp.29.400.000 Triwulan dua Rp.29.400.000 Triwulan tiga Rp.24.000.000 Triwulan empat Rp.16.500.000.Pembelian/perawatan alat multi media pembelajaran
Rp.73.250.000

Sumber menyayangkan, besaran anggaran pemeliharaan sarana dan prasana tidak sepadan dengan kondisi dilapangan, meningat kondisi sejumlah sarana dan prasana dengan kondisi yang memprihatikan bak tidak terurus, jadi kemana anggaran yang dikeluarkan yang cukup besar selama satu tahun 2018? Tanya sumber.(tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here