NGO TOPAN AD DPW Sumut Akan Laporkan Dugaan Korupsi SMP Dairi Kepenegak Hukum

0
768
Jhon Girsang ketua investigasi NGO TOPAN AD DPW Sumut dan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (foto istimewa)

Sumut-ZonadinamikaNews.com. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati kaget jika dana bantuan operasional sekolah atau BOS masih dikorupsi. Padahal, menurutnya penyaluran dana tersebut sudah sangat ketat dan tepat sasaran.

“Tadinya saya pikir nggak ada korupsi. Tapi tetap ada korupsi,” kata Sri Mulyani di gedung Kemendikbud, Jakarta, Sabtu (30/11/2019).Sri Mulyani menjelaskan, setiap tahun anggaran pendidikan dialokasikan sebesar 20% atau setara Rp 507 triliun dari total belanja APBN. Dari total itu, sekitar Rp 200 triliun habis untuk.

Dugaan ibu menteri itu sangat dan diduga juga terjadi dua SMP di Kabupaten Dairi Provinsi Sumatera Utara.Dua korupsi dana BOS oleh kepala Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) Di Kabupaten Dairi tercium oleh NGO TOPAN DPW Sumut dan berencana akan melaporkan pada penegak hukum untuk membuat epek jerah bagi mereka-mereka berlabel pendidik namun diduga grogoti uang pendidikan.

Jhon Girsang selaka ketua investigasi  NGO TOPAN AD DPW Sumut mengatakan, dugaan terjadinya penggelembungan akan pembiayaan kegiatan sekolah yang di danai BOS, sangat sulit untuk dibantah, dan angka-angka yang mereka cantumkan, akan kita tantang dalam rana hukum. “Kita buktikan dulu pengakuan merekan dihadapan penyidik, kita uji kejujuran mereka yang katanya tidak melakukan penggelembungan angka, karena hasil pengamatan kita, angka yang di timbulkan sangat mencurigakan dan terindikasi kuat telah merugikan negara.

Lebih jauh Jhon Girsang mengatakan, SMP Negeri yang akan dilaporkan itu adalah SMP N.1 Lae Parira dan SMP N 1 Berambu Kabupaten Dairi. Berdasarkan data terhadap alokasi dana BOS sangat mencurigakan dan dugaan keras terjadi mark up.

“Kesempatan baik, dimana Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati lagi menyoroti dugaan korupsi dana BOS, dan kesempatan ini adalah momen yang sangat pas kita dari NGO TOPAN AD DPW Sumut buat laporan pada penegak hukum, karena kedua SMP Negeri ini terindikasi kuat telah melakukan dugaan korupsi dana BOS”. Terangnya. (Tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here