Dugaan Mark Up Penyerapan Dana Pendidikan di SMAN 1Ampek Angkek Agam

0
360

Sumbar-ZonadinamikaNews.com. Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Ampek Angkek Kabupaten Agam Provinsi Sumatera Barat.

Sekolah ini sedang disorot oleh sejumlah sumber yang mengaku sebagai tenaga pendidik barisan sakit hati atas pemimpinan atasan yang kurang transfaran dalam hal keuangan. Dikatakan sumber, penyerapan biaya operasional sekolah tahun 2019 di diduga keras tidak luput dari penggelembungan angka.

Kata sumber, SMAN1 Ampek Angkek tahun 2019 menerima dana BOS pada triwulan satu Rp.251.160.000, triwulan dua Rp.502.320.000, triwulan tiga Rp.251.160.000, triwulan empat Rp.251.160.000

Dari besaran dana BOS tersebut terendus dugaan mark up pada sejumlah kegiatan diantaranya: Pengembangan Perpustakaan
Rp.155.653.000, Rp.61.020.000, Rp.10.274.500.Pembelian Buku
Rp.155.653.000 dan Rp.10.274.500.Penerimaan Peserta Didik Baru Rp.1.835.000,Rp.17.568.000, Rp.24.095.500, Kegiatan Pembelajaran dan Ekstrakurikuler triwulan satu Rp.18.290.500,triwulan dua Rp.51.160.000, triwulan tiga Rp.4.683.200,triwulan empt Rp.91.440.800.

Kegiatan Evaluasi Pembelajaran
Triwulan satu Rp.24.380.000, triwulan dua Rp.28.096.125, triwulan tiga Rp.1.430.550, triwulan empat Rp.33.452.000, Pengelolaan Sekolah triwulan satu Rp.22.523.000, triwulan dua Rp.43.821.500, triwulan tiga Rp.14.043.000, triwulan empat Rp.62.585.800.Pengembangan Profesi Guru dan Tenaga Kependidikan, serta Pengembangan Manajemen Sekolah triwulan satu Rp.1.150.000, triwulan dua Rp.7.970.000, triwulan tiga Rp.12.799.000, triwulan empat Rp.6.430.000.

Langganan Daya dan Jasa
Triwulan satu Rp.3.870.000,triwulan dua Rp.15.458.000, triwulan tiga Rp.13.140.000, triwulan empat Rp.11.081.500, Pemeliharaan dan Perawatan Sarana dan Prasarana Sekolah triwulan satu Rp.24.716.600, triwulan dua Rp.106.617.200, triwulan tiga Rp.21.425.800, triwulan empat Rp.62.751.200,Pembelian Alat Multi Media Pembelajaran Triwulan satu Rp.2.695.000,triwulan dua Rp.10.945.0000, triwulan empat Rp.45.127.500

Masih menurut sumber, angka-angka yang terterah tersebut diduga keras terjadi penggelembungan atas kerja sama kepsek dengan petugas operator.dan berharap agar pihak penegak hukum melakukan penyelidikan terhadap dana pendidikan tersebut.demi penyelamatan uang negara dari tangan-tangan oknum pendidik bermental “maling” uang pendidikan.

Kepala sekolah saat dikonfirmasi via pesan singkat lewat WhastApp.”Rekon tak punya masalah,Tidak ada yang di mark up, data sesuai dengan transaksi belanja” jawabnya singkat 8/1. (Tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here