Partai Gerindra Padang,Berikan Kursi Roda Ke Anak Lumpuh

0
193

PADANG PARIAMAN – ZonadinamikaNews.com.DPRD Padang Pariaman, Ketua Fraksi Partai Gerindra, Heppy Neldy bersama dua anggota DPRD Padang Pariaman lainnya, Mulyadi (Gerindra), dan Syafinal Amir (PPP) meninjau sekaligus memberikan bantuan kepada masyarakat Korong Pasar Ulakan, Nagari Ulakan yang diketahui mengalami gangguan kesehatan semenjak dari lahir’ yang luput dari pantauan pantauan pemerintah daerah.

Mereka memberikan bantuan berupa kursi roda kepada Azra Febria (13) dan santunan uang tunai kepada Daffa (7). Keduanya merupakan warga yang berdomisili di Korong Pasar Ulakan.kamis 9/1 2020 pukul 14,00 wib.

Kepada awak media , Heppy Neldy menjelaskan, kondisi kesehatan Azra Febria dan Daffa yang memprihatinkan membutuhkan uluran tangan dan bantuan pemerintah daerah.

Keadaan ini pun baru pertama kali diketahui berawal dari laporan masyarakat. Atas hal tersebut, anggota DPRD Padang Pariaman berinisiatif menggalang dana sesama mereka sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakatnya.

Laporan masyarakat, yang kami terima bahwa ada 2 orang anak yang menderita kelumpuhan sejak bayi namun tidak terjamah oleh pemerintah. Padahal pihak keluarga telah berupaya memohonkan bantuan, tapi tak ada respon,” sebut Heppy.

Rombongan anggota DPRD Kabupaten Padang – pariaman ini mengatakan sudah dua kali terjun melihat kondisi anak tersebut. Dan sejauh ini belum ada tindakan medis ataupun bantuan yang diberikan pemerintah daerah melalui Dinas Kesehatan. “Total masyarakat Padang Pariaman yang benar-benar membutuhkan bantuan kesehatan itu dari pantawan secara langsung ada 14 orang.”

“Sayangnya, kepala dinas Kesehatan Kabupaten – padang – pariaman Prov Sumatera Barat ( SUMBAR ) sejauh ini tidak merespon hal ini. Jelas pemerintah lalai dalam hal penanganan dan penanggulangan kesehatan bagi masyarakatnya. Padahal anggaran di dinas ini nomor dua terbesar setelah Dinas Pendidikan,”.

Ditambahkan kan menyinggung soal program PAPA Sehat, menurutnya pemerintah daerah sejauh ini hanya mempertontonkan pencitraannya saja. “Coba bayangkan, 1 bidan desa melayani 5 nagari sekaligus. Bagaimana mungkin bidan desa tersebut dapat memberikan pelayanan optimal. Jadi jangan cuma pandai pencitraan saja, namun pengawasannya tidak maksimal,” Ucapnya Heppy Neldy’ kepada awak media ini’.

Hal Senada dengan Syafinal Amir, dari partai PPP kondisi kesehatan Azra Febria anak dari Mainar janda beranak tiga yang ditinggal mati oleh almarhum sang ayah Wirman ini memerlukan proses penyembuhan berkesinambungan.

“Azra Febria ini memerlukan bantuan dari pemerintah dalam hal jaminan kesehatan tidak berbayar. Karena Azra ini mengalami kelumpuhan sejak usia 2,5 bulan dan hanya sekali mendapatkan perawatan dari biaya pengobatan sendiri. Sejak saat itu sampai sekarang usia Azra sudah 13 tahun tidak mendapat pelayanan kesehatan mengingat kondisi ekonomi keluarga,” papar anggota DPRD dari Dapil I, Ulakan Tapakis Padang Pariaman ini.

Terkait hal ini, Heppy Neldy menimpali, akan mengadakan hearing kepada Dinas Kesehatan mempertanyakan sikap Pemerintah Padang Pariaman yang gagal dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Akan kegagalan Dinas Kesehatan dalam menunaikan kewajibannya menanggulangi kesehatan warganya, untuk itu kami DPRD Padang Pariaman akan membahas ini dalam hearing Komisi I, II dan III terhadap kinerja OPD sekaligus evaluasi rapat dengar pendapat (RDP) 2019,” Heppy Naldy menimpali.

Ditempat Terpisahb Wali Korong Pasar Ulakan, Imanatul Khaira, Sahat di konfirmasi kamis 9/1-2020 Pukul 15 wib pihaknya sudah menginputkan dari kesehehatan warganya sejak tahun 2015. Namun, tidak ada tindak lanjut penanganan lebih jauh dari pemerintah daerah, “Soal gangguan kesehatan masyarakat kami, pihak Korong sudah menginputkan data sejak tahun 2015 sebelum pemekaran,”

Diketahui, Azra(13) mengalami gangguan kesehatan sejak umur 2,5 bulan. Ia mengalami gejala kejang sehingga mengalami kelumpuhan dan menghambat pertumbuhannya (stunting). Sementara Daffa (7), mengalami syaraf terjepit sejak bayi, sehingga kondisi Daffa yang saat ini lumpuh total itu tidak bisa melakukan aktifitas apapun selain berbaring. UCapnya Kepada awak media ini.

Ditambahkan Kami dari fraksi Gerindra jangan dianggap tertidur oleh Pemerintah, walaupun kami bukan yang terbaik tapi kami sebagai wakil rakyat di Padang Pariaman akan terus berusaha untuk berbuat yang terbaik khususnya bagi masyarakat Kabupaten Padang Pariaman,” Tegas Happy Neldi, yang didampingi Mulyadi Serta Syhfinal Amir. (zaherman)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here