Terkait FDT 2020, Gubsu Dinilai Asal Bicara dan Berbau Sentimen

0
249

Samosir-ZonadinamikaNews.com. Gubernur Sumatera Utara Edy Ramayadi mendapat serangan dan kritikan atas ucapan yang dianggap mengkerdilkan Festifal Danau Toba, hingga disebut tidak bermamfaat. Tangkisan atas tudingan itu datang dari berbagai tokoh masyarakat dan para pimpinan daerah.

Perkataan tidak bermamfaat oleh banyak pihak sebagai perkataan “sentimen” apalagi peristiwa larangan atas aturan Wisata halal yang di tolak di Danau Toba dan ditambah lagi musibah virus yang menyerang ternak babi, yang diduga virus kiriman orang yang tidak suka melihat babi.

Setelah menjadi sorotan utama sejumlah media atas perkataan FDT akan di batalkan karena tidak bermamfaat, agaknya membuat gubernur yang satu jadi bulan-bulan akibat serangan berbagai berita.

Setelah sejumlah tokoh dan kepala daerah menyayangka akan ucapan gubsu, kini mumcul lagi surat terbuka

Yth:
Gubernur Sumatera Utara
Bapak Edy Ramayadi di Medan

Mengingat dan menimbang sesuai beredarnya kabar berita Pemprovsu melalui Dinas Pariwisata, telah resmi menghapus event Festival Danau Toba Tahun 2020. Sesuai kabar berita dasar menghapus event tersebut adalah tidak berguna dan tidak perlu. Yang saya tanya apakah begitu intuisi yang Bapak ketahui mengambil keputusan yang bisa menyakiti perasaan banyak Suku Batak. Soal tidak berguna event tersebut, mengapa tidak ada team kreatif Bapak untuk memperbaiki kekurangan sebelum-sebelumnya untuk lebih baik.

Kita memang mengetahui Event Festival Danau Toba pertama sejak Tahun 2013 sampai sekarang tidak bisa mendongkrak kunjungan Turis ke Danau Toba. Saya sebagai pemerhati Danau Toba menganggap keputusan Bapak itu bukan tipe seorang Pemimpin yang bijaksana. Keputusan Bapak itu ibarat seorang ayah menghapus seorang anak dari Kartu Keluarga, karena tidak sanggup membimbing anaknya agar tidak menjadi bahan pikiran. Bapak seorang mantan Jenderal yang pernah menjadi Pangkostrad, apakah cuman segitunya kemampuan Bapak? Mari Pak Gubernur bicara sama kami Budayawan, Tokoh Adat, Praktisi, Kreator, Inovator yang bisa membuat lebih baik event Festival Danau Toba kedepan.Pak Gubernur sadarlah paling sepuluh Tahun Bapak jadi Gubernur di Sumatera Utara itupun kalau Tuhan masih izinkan dua periode. Kami akan selamanya Pak Penduduk Danau Toba dan Propinsi Sumatera Utara.

Harapan kami tetap pertahankan Festival Danau Toba, saran saya dengan anggaran 2 Miliar sumber APBD Pemprovsu dan 1 Miliar sumber dari APBN selama ini untuk pelaksanaan Festival Danau Toba ganti saja Menunya Pak. Bila memory otak Bapak sudah full atau asisten-asisten Bapak, otaknya tidak bisa berpikir lagi saya kasi ide saja buat menu dalam Festival Danau Toba 2020:

Lomba Dragon Boat se-Asean (Indonesia, Thailand, Malaysia, Brunai Darusalam, Singapore, Myanmar, Kamboja, Vietnam, Filipina, Laos dan Timor Leste)
Contoh Hadiah juara pertama $20.000,-(siapa yang tidak tergiur) dan seterusnya sampai juara 3 (Trophy dan medali emas, perak dan perunggu)
Lomba Solu Bolon tradisional Parapat ke Samosir PP 19 Km(khusus lokal dan beberapa Propinsi dan Kabupaten di Indonesia.
Contoh hadiah juara pertama Rp100.000.000,-
dan seterusnya sampai harapan 3
Pendamping lomba solu parsada-sadaan dan pardua-duaan. Event selama tiga hari dan tiap malam baru hiburan Budaya tiap Kabupaten.

Dari 11 Negara dari luar Negeri ikut event minimal mereka akan datang 50 orang perteam dan official belum lagi keluarga, dan teman-temannya (atik naro do halaki sahuta). Berarti sudah 550 orang yang dari luar negeri datang belum lagi dari Team dari Propinsi dan dan Kabupaten di Indonesia. Saya harap Pak Gubernur jangan panik ini urusan kecil Pak, besok buat SPJnya Kepala Dinas Pariwisata ke 11 Negara tersebut untuk mensosialisasikan dan membuat MOU dengan Negara lain. Gitu aja kok repot Pak Gubernur sampai bilang Festival Danau Toba tak berguna. Sebelum saya akhiri tulisan ini, ingat Pak Gubernur kata orang bijak, kalau Festival Danau Toba tidak berguna berarti kita, Bapak, Kepala Dinas Pariwisata apa sudah berguna? Festival gini saja kita tidak bisa kelola dengan baik.

Mohon maaf kalau tulisan saya kurang berkenan salam hormat dari saya:
Rismon Raja Mangatur Sirait
Save Festival Lake Toba silahkan share untuk Danau Toba kita.

Horas
Mejuah-juah
Njuah juah
Rahayu
Walujati
Namaste
Om Swastiastu
Salam Kebajikan
Namo Budaya

Ketua Sanggar Budaya Lusido
Alamat Jalan Pendidikan No 14 Desa Pardomuan Ajibata Kabupaten Toba Samosir
Ketua Rismon Raja Mangatur Sirait

(Deddy Julboy Lumban Raja)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here