Kades Mensango Mèrangin Korupsi DD?, Salahkan Ibu-Ibunya Tidak Sempat.

0
1186

MERANGIN-zinadinamikanews.com Penyerapan DD Mensango kecamatan Tabir Lintas Kabupaten Merangin Provinsi Jambi diduga berjalan tidak sesuai aturan,Dana Desa (DD) yang di salurkan pemerintah melalui tiga tahap yaitu tahap satu 20% di tahap dua 40% dan tahap tiga 40% terkait pencairan memenuhi syarat-syarat tertentu pada setiap tahapan nya, tahap satu syaratnya perdes (peraturan desa) dan APBDes (Anggaran pendapatan dan belanja desa).

Tahap dua laporan realisasi dan konsolidasi dana desa tahun sebelumnya belum diminta laporan tahap satu, pada tahap tiga baru diminta laporan tahap satu dan laporan tahap dua.

Hal ini disampai kan oleh muhammad fachri selaku direktur pemberdayaan masyarakat desa PDTT, pada sosialisasi pengawalan penyaluran pemamfaatan dana desa di kota makasar sulawesi selatan (9/4/2019).

Ironis nya yang terjadi di pemerintah desa (pemdes) mensango Kecamatan Tabir Lintas Kabupaten Merangin syarat- syarat diatas sepertinya tidak penting bagi mereka alias di abai kan saja.Pasalnya pada pencairan tahap tiga kok bisa lolos padahal diduga untuk kegiatan tahap satu masih ada yang belum di kerjakan sama sekali yaitu kegiatan pelatihan/penyuluhan dan pemberdayaan perempuan dengan volume dana sebesar Rp 30.000.000.(tiga puluh juta rupiah).

Di tambah lagi kegiatan pengerasan jalan desa dengan volume dana sebesar Rp 75.000.000.(tujuh puluh lima juta rupiah).Untuk kegiatan pelatihan/penyuluhan dan pemberdayaan perempuan yang seharus nya pada tahap satu sudah terlaksana namun ssmpai di ahir desember 2019 di duga tidak terlaksana sebagaimana mesti nya.
Begitu juga dengan kegiatan pengerasan jalan desa juga diduga dikerjakan di ahir tahun 2019.

Dari hasil pantauan media ini di areal desa Mensango dan di lokasi kegiatan tersebut menurut sumber mengatakan bahwa pengerjaan kegiatan pengerasan jalan desa tersebut baru selesai di ahir tahun ini dan di seiring dengan datang nya tahun baru ini terang sumber…dan pengerjaan pengerasan jalan tersebut hanya menggunakan alat berat penyekrap jalan selama dua hari dan batu jalan yang di serak itu tidak di giling atau di bomax terang sumber lagi kepada media ini.

Kepala desa Mensango Zainal saat di konfirmasi media ini terkait dengan kegiatan pelatihan/penyuluhan dan pemberdayaan perempuan jawaban nya sangat tidak efisien… dengan melemparkan kesalahan kepada kaum perempuan yang susah diatur dan setiap mau diadakan kegiatan ibu-ibu nya tidak sempat, alasan tersebut sangat tidak masuk akal, dan saat mau di konfirmasi media ini terkait dengan kegiatan pengerasan jalan desa tersebut Zainal kades Mensango terkesan menghindar. (Yzd).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here