Kedok TPK Bocor, Sasaranya Suruh Bongkar Bak Penampung Lembu KT – Cempaka.

0
203

Aceh Timur -ZonadinamikaNews.com. Pengerjaan bangunan bak air Lembu sesuai oleh Kelompok Tani (KT) – Cempaka Gampong Bantayan Barat Kecamatan IDI Tunong Kabupaten Aceh Timur yang menghabiskan biaya Rp. 80.000.000,00,-,sebab hampir rampung pekerjaan, tiba-tiba diperintahkam harus bongkar oleh Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Dinas Perkebunan. Ada apa sebenarnya?

Informasi berhasil dihimpun Jurnalis Zonadinamika com, Program tersebut berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Aceh (APBA) Dinas Perkebunan Provinsi Aceh Tahun. Seteah dibongkar, Rencana pembangunan kembali bak penampung air Lembu tersebut dibebankan pembiayaan kepada KT – Cempaka sekaku pelaksana Swakelola dengan gambar perencanaan perubahan dari Dinas terkait.

Ketika media zonadinaka com menghubungi untuk konfirmasi Helmi selaku tim TPK dinas perkebunan tidak tersambung.

Ketua DPC – Ormas LAKI Aceh Timur Saiful Anwar, adanya dugaan penyalahgunaan Anggaran Negara serta ada unsur kurang beres terkait pengelolaan kegiatan tersebut.

“Kami merasa ada unsur mengarah dugaan Penyimpangan dan penyalahgunaan kewenangan dalam Anggaran program tersebut”. Ujarnya.

“Kami sebenarnya menemukan dugaan mark up dalam pengelolaan dan pelaksanaan Anggaran kegiatan tersebut, dan kami telah mengumpulkan beberapa temuan dan informasi dugaan pelanggaran hukum dari Proyek Swakelola ini”. Kata Saiful.

Selanjutnya Saiful merasa sangat kecewa atas perintah pembongkaran kembali bangunan penampung air Lembu yang hampir selesai pengerjaannya tersebut. Sangat besar dugaan praktik merugikan uang Negara.

“Kami akan terus menggali informasi pada kelompok yang mendapat bantuan Dana Proyek Swakelola dari Anggaran APBA tersebut. Ada 4 (empat) Kelompok Tani dalam program bantuan anggaran APBA membuat bak penampung air Lembu di Kabupaten Aceh Timur”. Paparnya.

Info terbaru, ternyata ada potongan dana dengan alasan pembayaran pajak, hasil investigasi lapangan, peroleh ada 2 (dua) kelompok yang belum di kembalikan anggaran pemotongan pajak. Tutup Saiful. Dan Helmi selaku TPK mengatakan dana pemotongan pajak tersebut telah di kembalikan dikarenakan tidak dikenakan pajak.

Dugaan pembongkaran paksa yang membuat Munzir selaku Ketua KT – Cpaka saat merasa sangat kecewa kepada Helmi.Karena siduga Kedoknya berbongkar soal potongan alasan bayar pajak, padahal pekerjaan hampir selesai dikerjakan, tiba-tiba disuruh bongkar kembali.

“Dalam perkerjaan bak penampung air lembu sudah kami kerjakan sesuai perencanaan. Tiba -tiba Helmi sebagai TPK dari pihak Dinas Perkebunan memanggil saya sebagai ketua KT – Cempaka untuk membongkar bak penampung air Lembu, selanjutnya memberi gambar perencanaan baru pada proyek tersebut”. Ungkap Munzir. (SAP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here