LPK Pasopati Nusantara,” Berantas Mafia Tanah Desa Sukerejo

0
337

Sidoarjo-ZonadinamikaNews.com.
Istilah mafia tanah sudah bukan menjadi rahasia umum, dengan aksi tipu-tipu dan mempermainkan pembeli bidang tanah hingga pemalsuan dokumen ataupun perjanjian, sehingga korban mengalami kerugian ratusan juta rupiah.

Fachrur Rozi yang dituding korbanya sebagai pelaku mafia tanah Desa Sukorejo telah mengangkangi Pemerintah Desa Sukerejo, terbukti dari tidak diakuinya surat perjanjian hibah tanah yang ditanda tangani mantan Kepala desa dan Perangkat desa, Ketua RW dan RT, beserta saksi sekitarnya.

Lebih miris lagi, mereka para pembeli kavling yang telah terlanjur membangun bangunan rumah permanen di beberapa bidang di blok tanah tersebut, yang surat tanahnya telah dibeli dan dikuasai orang lain, yang tak lain adalah tetangganya sendiri.

Alfiyah dan keluarga merasa dirugikan dengan hal ini dan menceritakan,
” Bahwa setelah terbitnya surat pernyataan hibah, tiba tiba surat tanah tersebut telah beralih nama dan di kuasai orang lain, saya sudah mengadu ke Pemdes Sukorejo, karena perangkat Pemdes ikut serta menanda tangani hibah tanah, akan tetapi tanggapan Pemdes tidak mampu menyelesaikan perkara ini.” ujar Alfiyah.

Terkait hal ini Keluarga Alfiyah didampingi Rony dari Lembaga Perlindungan Konsunen Pasopati Nusantara dan menegaskan,” Terkait hal ini bukan keluarga Afiyah saja yang dirugikan, mereka (rumah sekitar Alfiyah) yang terlanjur membangun bangunan rumah di kavling bodong juga ikut dirugikan, karena mereka membeli tanpa ada surat tanah yang sah, dan siapa saja yang ikut serta membantu dan melindungi mafia tanah, yang telah merugikan akan diproses secara hukum, dan hukum.
(ron)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here