Deklarasi FKUB Tingkat Kota Medan Di Deliserdang Sei Tuan

0
276

Deli Serdang-ZonadinamikaNews.com.Sabtu tanggal 22/2/ 2020 Sekitar 10:45 wib dilaksanakan Kegiatan Deklarasi Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) tingkat Kota Medan dan Kab. Deli Serdang bertempat di Halaman Masjid Al Amin Jl. Belibis Kel. Kenangan Kec. Percut Sei Tuan Kab. Deli Serdang (Wilayah Hukum Polrestabes Medan)

Turut hadir dalam kegiatan deklarasi kerukunan tersebut,
Romi Boy Syahputra BKM Al Amin,
Adlan S.Pd., MM Kabag Agama mewakili Walikota Medan,
H. M Ali Yusuf Siregar Wakil Bupati Deli Serdang,Kombes Pol. Johnny Eddizon Isir, SIK., MTCP. Kapolrestabes Medan,Mayor Inf. R. Sembiring Pasitel mewakili Dandim 0201/BS,Prof. DR. H. M. Hatta Ketua MUI Kota Medan
Arifin Marpaung, MA Ketua MUI Deli Serdang,Drs. H. Ilyas Halim, M.Pd Ketua FKUB Kota Medan,
H. Waluyo ketua FKUB Deli Serdang Kombes Pol. Drs. Ruslan Ependi, M.Si Dir intelkam Polda Sumut, Suheri Ketua FUI Sumut,
Zulkifli Rangkuti ketua FUI Kota Medan Azhari ketua FUI Deli Serdang,AKBP Ahyan Kasat Intelkam, AKBP Samsul Bahri Siregar, SH., MH Kasubdit Sosbud Ditintelkam, Kompol Sucipto Samosir Wakasat Intelkam,
Kompol Aris Wibowo, SIK., MH. Kapolsek Percut Sei Tuan
AKP Dedi Kurniawan Wakapolsek Percut Sei Tuan beserta jajaran personilnya, Drs. Khairul Azman Harahap, MAP Camat Percut Sei Tuan, Aminullah Pohan Lurah Kenangan, Mewakili FKUB Sumut,
Mewakili MUI Sumut PAC Khusus Mandala.

Adapun rangkaian kegiatan dalam deklarasi ini dimulai dengan Menyanyikan lagu Indonesia Raya, baru dilanjutkan
Sambutan dari Ketua BKM Masjid Al-Amin Perumnas Mandala Romy Roy Syahputra yang menyampaikan Pengurus Masjid Al-Amin mengucapkan selamat datang di halaman Masjid Al-Amin kami semoga dengan kegiatan ini Walaupun waktu nya agak sedikit molor, sambutan ataupun tempat yang disediakan apa adanya tidak mengurangi rasa hormat kami kepada tamu-tamu semua yang hadir.

Sesuai dengan topik dan apa yang saat ini kita sama-sama saksikan bahwasanya hari ini ada yang namanya deklarasi kerukunan antar umat beragama Bahwasanya pada beberapa hari yang lalu ada konflik antar umat beragama di Masjid ini,
Saya yakin sesuai Tema kita hari ini kita pasti bisa menjaga kerukunan antar umat beragama kita jangan saling klaim paling benar, agama punya keyakinan masing-masing kita meyakini jangan saling mendikte dan saling menyalahkan,Saya pernah ke Bali dan saya melihat toleransi di sana sangat bagus.

Kami umat muslim kami memastikan Kami tidak akan mengganggu siapapun selagi kami tidak diganggu. Saya harap bukan dari acara ini saja dari kementerian Agama, dari MUI, dari ormas Islam baik dari pejabat yang kami sangat hormati mari Jangan ada pilih kasih walaupun Masjid di dalam gang tolong diperhatikan karena bagaimanapun kami juga membutuhkan yang namanya bantuan sosial dan yang paling penting kami Insya Allah akan menjadikan Rumah tahfidz yang sudah kami dirikan sebelah kiri Masjid dan insya Allah rencananya akan kami jalankan.

Ketua FKUB Deli Serdang H Waluyo yang dalam sambutannya menyampaikan Bupati pernah menyatakan kita ingin maju kita ingin Sejahtera tapi itu harus didasarkan dengan sikap religius dan kebhinekaan.

Memang kebhinekaan adalah merupakan kehendak daripada yang menciptakan kita semuanya.
Kebhinekaan yang benar-benar tidak akan terpisahkan dari hidup kita.

Di Kabupaten Deli Serdang itu kebhinekaan itu sangat diakui menjadi lambang di kabupaten Deli Serdang.Perbedaan kita itu adalah merupakan suatu kekuatan yang besar untuk menjadi kejayaan kabupaten Deli Serdang. In Shaa Allah benar-benar akan terjaga kerukunan di Perumnas Mandala ini, Mari kita rawat kebhinekaan itu Mari kita rawat kerukunan itu karena kebhinekaan kita ini adalah merupakan kehendak dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala Tuhan Yang Maha Esa. Tokoh Masyarakat Indra Utama dalam sambutan juga menyampaikan “Kami merasa bersyukur dan bangga, kami meminta perhatian khusus, khususnya pada pejabat setempat dari Pemerintahan Deli Serdang, Kapolrestabes medan dan Dandim. Harapan kami tak banyak Pak terhadap masyarakat Mandala ini Pak”.

Harapan kami itulah yang kami inginkan kepada bapak wakil bupati Tolong sampaikan kepada Bapak Bupati Pak ,Saya berharap kepada kita semua yang hadir dari segala macam suku dan agama mohon jangan terprovokasi atas kejadian-kejadian yang terjadi yang lalu, marilah kita duduk bersama sudah 39 tahun disini tidak pernah terjadi konflik rumah ibadah seperti ini Untuk itu mari kita duduk bersama untuk meraih kerukunan di masyarakat.

Walikota Medan yang diwakili oleh Kabag Agama Pemko Medan Adlan, S.Pd., MM dalam sambutannya menyampaikan Melihat masyarakat Mandala ini masih dianggap medannya ini Pak wakil bupati jadi sesuatu hal yang tidak bisa dipisahkan antara Medan dan Deli Serdang memang suatu bagian ibarat air dicincang pun tak terputus ini Medan dan masyarakat juga pasti inginkan kedamaian. hari ini kita akan menandatangani kesepakatan kerukunan antar umat beragama mudah-mudahan inilah yang mengakhiri semoga semua tidak ada lagi hal-hal yang tidak baik untuk kedepannya.

Terima kasih atas pelaksanaan deklarasi ini Terima kasih atas perhatiannya.Bupati Deli Serdang yang di wakili oleh Wakil Bupati Deli Serdang H. Muhammad Ali Yusuf Siregar menyampaikan dalam sambutannya bertepatan adanya kegiatan peresmian pesantren dengan wakil gubernur, Bupati Deli Serdang menyampaikan mohon maaf tidak dapat hadir maka kami diminta untuk menghadiri mewakili acara ini titip salam dari bapak bupati.
Secara umum masyarakat kita dikenal memiliki keberagaman, kekompakan dan kebersamaan yang mengedepankan musyawarah dalam setiap mengambil keputusan apa yang menjadi penyebabnya kondisi yang demikian ini kadangkala terusik dan terganggu dikarenakan cara pandang.

Tentunya kita semua tidak menginginkan hal ini terjadi, kita harus bisa menyikapi hal ini agar tidak semakin luas perpecahan di tengah-tengah masyarakat. Kapolrestabes Medan Kombespol Johnny Eddizon Isir, SIK., MTCP menyampaikan dalam sambutannya Kita harus tetap bersyukur kepada Tuhan Yang Maha esa atas nikmat yang telah diberikan-nya nikmat aman nyaman dan damai ini akan terasa ketika situasi tidak aman.

Indonesia ini sangat beragam dan ini merupakan berkat dari Tuhan sang pencipta contohnya saya orang Papua bapak saya orang Papua Mama saya orang Jawa istri saya orang Ambon Ketika saya di tanya saya berkata Saya adalah orang Indonesia.

Persaudaraan yang ada ini akan terbangun Apabila ada komunikasi ada toleransi ada pengertian bahwa kita masing-masing ini tidak mungkin semuanya sama.
Indonesia ini bangsa yang besar, potret kecilnya bisa kita lihat saudara-saudara saya yang berada di Perumnas Mandala ini.

Cara semua yang kita lakukan ini benar-benar dilandasi dengan niat dan doa. Nawacita benar-benar tulus. Dan upaya kita bukan hanya ke polisi saja tapi kepada semua elemen masyarakat.

Kita mau refleksi dari kejadian kemarin Dan harapannya ini ke depan dalam mengelola berbagai perbedaan-perbedaan yang ada terbangun benar komunikasi dan jiwa-jiwa yang toleran. Indonesia adalah negara hukum oleh karena itu warganya harus patuh dan taat.
Komitmen kita kepada penegakan hukum kita tidak ragu lagi. Saya semenjak di Polrestabes Saya belajar untuk melindungi mengayomi dan melayani masyarakat.

Dan harapan saya nanti kita sama-sama mendeklarasikan ini jangan hanya dari mulut saja harus benar-benar dari dalam hati, Harapan saya seperti saya menggugah Bapak Ibu yang ada di sini, Harapan saya berikutnya ini menjadi titik awal untuk memperkuat bangunan kerukunan dan komunikasi sehingga kerukunan yang ada baik sesama pemeluk agama antar pemeluk agama tanpa memandang strata sosial yang ada itu bisa terbangun.

Saya pikir ini yang bisa saya sampaikan saya mengatur kan terima kasih kepada semua masyarakat dan elemen masyarakat terimakasih dan setelah itu dilanjutkan dengan, Pembacaan Deklarasi Kerukunan Umat Beragama sekaligus penandatanganan Deklarasi Kerukunan Umat Beragama yang berisikan :

“DEKLARASI KERUKUNAN UMAT BERAGAMA TINGKAT KOTA MEDAN DAN KABUPATEN DELI SERDANG”

Demi tegaknya harkat dan martabat manusia, terciptanya kehidupan yang Iebih baik bagi generasi saat ini dan masa depan serta demi tegaknya kedaulatan dan keutuhan NKRI, kami umat beragama warga negara Indonesia menyatakan :

SENANTIASA MENJAGA KEDAMAIAN, KERUKUNAN, PERSAUDARAAN DAN KEADILAN ANTAR SESAMA UMAT BERAGAMA, MENCIPTAKAN SUASANA SEJUK, HARMONIS DAN BEBAS KONFLIK ANTAR SESAMA UMAT BERAGAMA, MEMELIHARA KEBERAGAMAN DAN PERBEDAAN DENGAN SALING MELINDUNGI BERBAGAI AGAMA DAN KEYAKINAN YANG ADA DI INDONESIA KHUSUSNYA DI SUMATERA UTARA SECARA TULUS DAN SUNGGUH-SUNGGUH,MENOLAK SEGALA BENTUK INTIMIDASI DAN PEMAKSAAN AGAMA ATAU KEYAKINAN SERTA MENOLAK ANARKI KEKERASAN DALAM BERAGAMA, MENDUKUNG PEMERINTAH UNTUK MENEGAKKAN KONSTITUSI MELINDUNGI HAK WARGA NEGARA DALAM MENJALANKAN AGAMA DAN KEYAKINANNYA,
MENGAJAK SELURUH KOMPONEN MASYARAKAT BERAGAMA MENOLAK SEGALA BENTUK EKSPLOITASI ISU-ISU SARA, BERITA HOAX, UJARAN KEBENCIAN, PAHAM INTOLERAN, RADIKALISME DAN TERORISME YANG SANGAT BERPOTENSI MEMECAH BELAH PERSATUAN, KITA SEMUA BERSAUDARA, SUMATERA UTARA RUMAH BERSAMA BERBAGAI ETNIS DAN GOLONGAN.

Setelah pembacaan bersama isi deklarasi ditutup dengan doa dan dilanjutkan dengan acara makan bersama.(JM)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here